Kasus Covid-19 di Majalengka Terus Bertambah, Dinkes Akui Kesulitan Melacak Penyebarannya
Jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka terus bertambah meski ada pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Giri
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Majalengka terus bertambah meski ada pelaksanaan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro tahap keempat.
Diketahui, PPKM mikro diberlakukan kembali mulai 8 Maret hingga 22 Maret 2021.
Tercatat, pada hari ini, Sabtu (20/3/2021), ada penambahan 11 kasus.
Penambahan itu sesuai dengan data di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka, Sabtu (20/3/2021) pukul 16.59 WIB.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Gandana Purwana, mengatakan, terus terjadinya penambahan kasus positif Covid-19 di Majalengka disebabkan sulitnya melacak penyebaran Covid-19.
Apalagi, mobilitas masyarakat saat ini tidak sepenuhnya dibatasi.
Baca juga: Persib Bandung Menang 5-0 Atas Tim Porda Kota Bandung, Dua Pemain Ini Cetak Brace, Frets Satu Gol
Baca juga: WNI di Jepang yang Terdampak Gempa Bumi Diminta Segera Melapor kepada KBRI Tokyo
"Kami hanya sebisa mungkin melakukan tracing jika ada suatu kasus Covid-19. Karena kami saat ini sudah sangat sulit mencari titik awal penyebarannya," ujar Gandana, Sabtu (20/3/2021).
Disampaikan dia, kasus terkonfirmasi pada kemarin tercatat sebanyak 2.372 kasus.
Pada hari ini, bertambah menjadi 2.383 kasus.
Sementara, pasien meninggal berjumlah 191 kasus.
Gandana mengatakan, pasien aktif kini berjumlah 269 yang mana sebelumnya 280.
"Kecamatan Majalengka kini menjadi daerah dengan jumlah kasusnya cukup banyak yang kini ada 36 pasien aktif," ucapnya.
Baca juga: Hilang Saat Cari Cangkoreh, Warga Meyakini Yunus Disembunyikan Makhluk Halus di Leuweung Surupan
Baca juga: Warga Cikahuripan Lembang yang Positif Covid-19 Diminta Fokus Isolasi Mandiri, Kebutuhan Disupport
Gandana menambahkan, kasus suspek dari 1.599 menjadi 1.600 orang sejak sehari terakhir ini dengan perincian 149 orang tengah isolasi, 1.451 selesai isolasi dan meninggal dunia menjadi 31 orang.
Sementara, kontak erat sudah mencapai 7.231 orang, perinciannya 1.519 karantina, dan 5.712 discarded.
"Pasien probable naik dari 69 orang menjadi 71," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19__.jpg)