Breaking News:

Pemprov Jabar Berikan Bantuan Perbaikan Rutilahu untuk 1.480 Rumah di Garut

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) untuk 1.480 rumah di 99 desa se-Kabupaten Garut.

Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Bupati Garut, Rudy Gunawan. 

Laporan Kontributor Tribujabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) untuk 1.480 rumah di 99 desa se-Kabupaten Garut.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, program rutilahu ini memberikan alokasi dana sebesar Rp 17,5 juta untuk satu rumah.

Bagi yang mendapatkannya, dana tersebut tidak boleh digunakan selain untuk pembangunan rumah.

“Rutilahu ini adalah program yang diberikan kepada mereka dengan Rp 17,5 juta dari bantuan gubernur. Uangnya di transfer ke rekening masing-masing,” papar Rudy, Senin (25/03/2021).

Rudy menjelaskan dana tersebut sangat membantu untuk masyarakat Garut yang tengah kesulitan di masa pandemi Covid-19.

"Banyak orang-orang yang karena pandemi ini aktivitasnya menjadi terganggu. Termasuk juga tidak ada hal yang bisa dilakukan dengan keuntungan pribadi. Jadi saya berterima kasih kepada Provinsi Jawa Barat memberikan kepada Kabupaten Garut 1.480 untuk 99 desa,” kata Rudy.

Baca juga: Angka Vaksinasi Covid-19 pada Lansia di Jabar Rendah Padahal Rentan, Ini Penjelasan Ridwan Kamil

Baca juga: Gigit Pemiliknya, Damkar Majalengka Berhasil Evakuasi Seekor Monyet yang Lepas

Kepala Disperkim Garut, Eded Komara Nugraha, mengatakan ada sekitar 32 ribu rutilahu di Kabupaten Garut yang belum tertangani. 

Eded menjelaskan tahun ini Kabupaten Garut dapat melewati target perbaikan per tahun, yaitu sekitar 3.200 lokasi yang akan tertangani.

Disperkim Garut telah mengajukan 750 rumah dan masih menunggu alokasi dari pusat untuk 2.440 rumah. 

“Tahun ini sesuai dengan di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) kita ini dibebani target sekitar 3.000 rumah per tahun. Sekarang yang sudah benar-benar pasti ini sekitar 2.440 kita masih menunggu alokasi dari pusat dari BSPS kita sudah ajukan 750," jelasnya.

Jika ada tambahan dari pusat sekitar 750 rumah, Eded mengatakan tahun ini Kabupaten Garut akan melebihi target perbaikan rumah.

Seorang warga Desa Maripari Kecamatan Sukawening, Lisnawati (46), menyambut baik adanya bantuan rutilahu tersebut dengan catatan harus tepat sasaran.

Baca juga: Rencana Pelatih Persib Setelah Rekrut Ezra Walian, Lini Depan Maung Bandung Bakal Tambah Garang

Baca juga: Azriel dan Sarah Menzel Pegangan Tangan di Momen Lamaran Atta-Aurel, Ini Komentar Ashanty

"Harus tetap sasaran ya, jangan terus-terusan difoto buat diimingi-imingi dapat bantuan perbaikan rumah, tapi bantuannya tidak juga datang malah yang dapat mereka yang rumahnya masih layak huni," ucapnya. (*)
 

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved