Breaking News:

PPKM Skala Mikro di Kabupaten Cirebon Diperpanjang Hingga 22 Maret, Ini Alasannya

Pemkab Cirebon memutuskan memperpanjang pemberlakuan PPKM skala mikro hingga 22 Maret.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Jajaran Forkompimda Kabupaten Cirebon memantau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Kabupaten Cirebon, Jumat (15/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kabupaten Cirebon diperpanjang.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, PPKM mikro diperpanjang hingga 22 Maret 2021.

Hal itu berdasarkan instruksi Pemprov Jabar untuk memperpanjang PPKK mikro di Jawa Barat.

Baca juga: Jabar Sasar Vaksinasi 18.353 Petugas Pariwisata, Tokoh Kebudayaan dan Pekerja Sektor Ekraf

Baca juga: Ingat, PPKM Mikro Diperpanjang 14 Hari, Cakupan Diperluas, Ini yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan

"Kami ikut Pemprov Jabar, karena demi kebaikan masyarakat juga," ujar Imron Rosyadi saat ditemui di Pendopo Bupati Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Selasa (9/3/2021).

Ia mengatakan, sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon yang berstatus zona merah akan dipantau secara intensif.

Terutama desa atau kelurahan di Kabupaten Cirebon yang berstatus zona merah atau daerah berisiko tinggi dalam penyebaran Covid-19.

Nantinya, pemantauan akan melibatkan instansi terkait, dari mulai TNI, Polri, dan lainnya.

Pihaknya pun mengumpulkan camat, kapolsek, dan danramil untuk memperkuat pengawasan di wilayahnya masing-masing.

"Semoga PPKM mikro diperpanjang ini bisa menekan kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon," kata Imron Rosyadi.

Imron mengimbau masyarakat Kabupaten Cirebon selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dari mulai rajin mencuci tangan, mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Pasalnya, protokol kesehatan merupakan langkah paling mudah dan ampuh mencegah penyebaran virus corona.

"Kan, PPKM mikro diperpanjang, sehingga masyarakat harus lebih disiplin lagi mematuhi protokol kesehatan," ujar Imron Rosyadi.

Baca juga: 1530 Akta Kematian di Pangandaran Belum Dicetak, Kesadaran Masyarakat Mengurus Akta Kematian Rendah

Baca juga: Bawakan Lagu Cinta, Duet Anggi x Rimar di Indonesian Idol Curi Perhatian, Anang: Duet yang Muanis!

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved