Breaking News:

Jabar Sasar Vaksinasi 18.353 Petugas Pariwisata, Tokoh Kebudayaan dan Pekerja Sektor Ekraf

Ada lebih dari 13 ribu orang yang masuk sasaran vaksinasi Covid-19 untuk pekerja pariwisata dan tokoh kebudayaan.

istimewa
Kadisparbud Jabar, Dedi Taufik, saat memberikan sambutan pada sebuah acara, Selasa 23/11/2020. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di tengah percepatan vaksinasi Covid-19 di Jabar, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperluas target vaksinasi, termasuk kini menyasar para pelaku di industri pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif (ekraf). 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatakan kebijakan ini penting dalam upaya perbaikan ekonomi sekaligus menguatkan kepercayaan dan kenyamanan wisatawan di Jabar.

Dedi menambahkan, sektor pariwisata menjadi salah satu industri yang terdampak pandemi Covid-19. Karenanya, vaksinasi menjadi cara untuk memulihkannya kembali.

Baca juga: Kapolres Sukabumi Pun Meneteskan Air Mata Saat Menjenguk Bocah yang Dianiaya Ibu Tiri

Baca juga: Kala Seantero Garut Dibuat Heboh Seorang Siswi SMA, Mengaku Diculik Bapak Bermobil Putih, Ternyata

Pada tahun 2020, jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Barat menurun drastis. Imbasnya, banyak tenaga kerja sektor pariwisata, budaya dan ekonomi kreatif Jawa Barat dirumahkan. Data per Agustus 2020, ada 67.234 orang yang terdampak.

Kebijakan program vaksinasi yang saat ini menjadi fokus pemerintah bisa menangani dan mengurangi dampak wabah pandemi Covid-19.

Menurut Dedi Taufik, Disparbud Jabar bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan berbagai pihak melakukan pendataan penerima vaksin Covid-19 bagi pelaku dan industri yang bergerak di sektor pariwisata, kebudayaan, dan ekraf.

“Sampai dengan 5 Maret 2021, jumlah data penerima sasaran target vaksin petugas pariwisata, pegiat atau tokoh kebudayaan dan pekerja ekraf adalah sebanyak 18.353 orang,” katanya, Selasa (9/3/2021).

Dari jumlah tersebut, komposisi terbesar berada di industri pariwisata sektor hotel dan restoran, diikuti oleh pekerja di destinasi wisata, pekerja industri kreatif serta seniman atau pegiat kebudayaan.

“Kami berharap bahwa program vaksinasi ini bisa berjalan baik. Khusus untuk para sasaran di industri pariwisata, ini sangat penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan,” katanya.

Hal ini menjadi harapan bagi dunia pariwisata Jawa Barat untuk dapat kembali menumbuhkan kepercayaan pada pasar pariwisata tentang kesiapan Jawa Barat dalam menerima kunjungan wisatawan.

Baca juga: Ingat, PPKM Mikro Diperpanjang 14 Hari, Cakupan Diperluas, Ini yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan

Baca juga: Bawakan Lagu Cinta, Duet Anggi x Rimar di Indonesian Idol Curi Perhatian, Anang: Duet yang Muanis!

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved