Rabu, 6 Mei 2026

Teknologi Kuno Romawi 'Jubah Gaib Anti Gempa' Seperti yang Ada di Colosseum, Mengapa Bisa?

Sebuah tim insinyur sipil di Perancis telah mengungkapkan bahwa orang Romawi memiliki teknologi kuno yang canggih.

Tayang:
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Ancient Origin
Colosseum memiliki struktur kisi berlapis mirip metamaterial 

TRIBUNJABAR.ID -  Sebuah tim insinyur sipil di Perancis telah mengungkapkan bahwa orang Romawi memiliki teknologi kuno yang canggih.

Yakni sebuah teknologi untuk untuk membangun struktur yang bertindak seperti perangkat penyelubungan elektromagnetik modern.

Pola fondasi di beberapa monumen Romawi utama, seperti Colosseum, memberikan perlindungan terhadap gempa bumi dengan menekuk gelombang seismik di sekitarnya.

Baca juga: Gempa Tektonik Berpengaruh terhadap Aktivitas Gunung Merapi?, Ini Kata BMKG

Baca juga: Gempa Bumi Besar Fukushima, Jepang Butuh 30 Tahun untuk Bersihkan Reaktor Nuklir yang Meledak

Metamaterial Arkeologi Kuno

Bangsa Romawi menggunakan fitur arsitektur dalam konstruksi mereka yang bertindak seperti 'metamaterial', struktur buatan yang dapat memanipulasi gelombang elektromagnetik atau suara.

Sebagai contoh, mengelilingi bangunan dengan kisi lubang atau benda padat yang tertanam di tanah dapat mengalihkan gelombang seismik di sekitar monumen, secara efektif menciptakan 'jubah tembus pandang' seismik.

Menurut Physics World , "Ketika gelombang seismik dalam kisaran gelombang panjang tertentu melewati kisi-kisi tersebut."

"Beberapa refleksi dalam kisi saling mengganggu satu sama lain secara destruktif untuk menciptakan celah pita yang dapat mengurangi guncangan bangunan secara signifikan."

Metamaterial modern

Metamaterial buatan manusia pertama kali disintesiskan di lab pada tahun 2000 dengan menggunakan logam yang sangat konduktif seperti emas atau tembaga dalam pengaturan tertentu.

Mereka dikembangkan untuk berbagai kegunaan, termasuk membuat 'lensa super', yang mampu melihat objek pada skala yang jauh lebih kecil, dan mengurangi dampak gempa bumi pada bangunan.

Baca juga: Si Cantik Peraih Emas Olimpiade Ini Terpilih Jadi Anggota Komisi Promosi Rekonstruksi Gempa Bumi

Baca juga: Seperti Apa Potensi Gempa Megathrust yang Lagi Banyak Dibicarakan? Begini Kata BMKG

ArsTechnica melaporkan bahwa ketika para peneliti membandingkan metamaterial modern dengan struktur monumen Romawi tertentu, mereka menemukan bahwa pola pada bangunan Romawi kuno sangat mirip satu sama lain.

Apakah bangsa Romawi sudah tahu tentang sifat penyelubungan seismik dari susunan seperti itu?

Sepertinya iya, karena pola yang sama digunakan dalam pembangunan banyak monumen Romawi, termasuk banyak teater dan amfiteater.

Colosseum memiliki struktur kisi berlapis mirip metamaterial
Colosseum memiliki struktur kisi berlapis mirip metamaterial (Ancient Origin)

Teknologi Romawi Kuno

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved