Breaking News:

Pamerkan Pelat TNI Bodong yang Kemudian Viral, Begini Nasib Wanita yang Dijemput di Batununggal

Wanita yang pamer pelat mobil TNI yang videonya viral berurusan dengan pihak kepolisian.

screencapture instagram@manaberita
Potongan gambar dari video permintaan maaf ibu-ibu yang pamer mobil dinas TNI. Pelat nomor dinas TNI itu ternyata palsu. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wanita yang pamer pelat mobil TNI yang videonya viral berurusan dengan pihak kepolisian.

"Kasusnya beserta barang bukti dilimpahkan ke Polrestabes," kata Komandan Denpom III/5 Bandung, Letkol TNI Pamungkas, di Markas Denpom III/5 Bandung, Kamis (4/3/2021).

Sebelumnya, anggota TNI dari Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/5 Bandung menjemput seorang wanita di Kawasan Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (3/3/2021) malam.

Penjemputan ini terkait dengan kepemilikan pelat mobil dinas TNI yang diketahui bodong alias palsu.

Seperti diketahui, kasus ini mencuat setelah seorang wanita memamerkan kendaraan dengan pelat mobil dinas TNI di media sosial.

Perempuan yang menggunakan pelat mobil dinas TNI dan sempat viral di media sosial, kini sudah dijemput anggota TNI dari Denpom III/5 Bandung. Perempuan tersebut lantas diserahkan ke Mapolrestabes untuk diproses lebih lanjut karena dia warga sipil.
Perempuan yang menggunakan pelat mobil dinas TNI dan sempat viral di media sosial, kini sudah dijemput anggota TNI dari Denpom III/5 Bandung. Perempuan tersebut lantas diserahkan ke Mapolrestabes untuk diproses lebih lanjut karena dia warga sipil. (nazmi abdurrahman/tribun jabar)

Berdasarkan pemeriksaan, wanita itu membeli pelat nomor dinas TNI palsu dari seseorang berinisial AN.

Baca juga: Bukan COVID-19, Ini Penyakit Amanda Manopo yang Membuatnya Hilang dari Sinetron Ikatan Cinta

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Jumat 5 Maret 2021, Pisces: Kejutan yang Menyenangkan Menantimu di Malam Hari

Baca juga: Enung Tak Kuasa Tahan Tangis Saat Melihat Barang Miliknya Ini Ada di Mapolresta Tasikmalaya

"Dia beli Rp 1,5 juta dari AN. Sedang kita cari. Katanya hanya untuk gaya-gayaan," ucap Pamungkas.

Tidak ada anggota TNI yang terlibat dalam kasus pelat nomor palsu tersebut.

Namun, apabila ada yang terlibat, Pamungkas mengatakan, pihaknya tak segan menerapkan sanksi dan hukum yang berlaku.

Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang, mengatakan, barang bukti dan wanita tersebut sudah dilimpahkan ke polisi.

Halaman
12
Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved