Breaking News:

Mengapa Orang yang Pernah Positif Covid-19 Harus Tunggu 3 Bulan untuk Bisa Divaksin? Ini Penjelasan

Orang yang pernah positif Covid-19 telah diperbolehkan menerima vaksinasi dengan syarat harus sembuh minimal tiga bulan.

tribunjabar/handika rahman
Mengapa harus menunggu tiga bulan pasca sembuh? Berikut penjelasan Ketua Tim Pedoman & Protokol dari Tim Mitigasi PB IDI, Dr dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/3/2021). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Penyintas Covid-19 telah diperbolehkan menerima vaksinasi dengan syarat harus sembuh minimal tiga bulan.

Mengapa harus menunggu tiga bulan pasca sembuh? Berikut penjelasan Ketua Tim Pedoman & Protokol dari Tim Mitigasi PB IDI, Dr dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/3/2021).

Dokter penyakit dalam ini menjelaskan, kekebalan tubuh didapatkan melalui dua cara yaitu aktif saat pasien sembuh dari infeksi dan pasif saat diberikan virus inaktif atau vaksin.

Vaksinasi bertujuannya agar tubuh mengenali ada bentuk virus dan suatu hari dapat melawan.

"Sekarang setiap orang berbeda-beda antibody. Antibody sangat dipengaruhi oleh banyaknya virus untuk melawan virus," kata Eka.

Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara dan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar Pengambilan Sampel Donor Plasma Konvalesen para penyintas Covid-19 personel Polri dan PNS Polri, Jumat (19/2/2021) pukul 08.00 WITA
Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara dan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar Pengambilan Sampel Donor Plasma Konvalesen para penyintas Covid-19 personel Polri dan PNS Polri, Jumat (19/2/2021) pukul 08.00 WITA (Humas Polda Kalsel)

Idealnya menurut Eka, seorang penyintas Covid-19 harus mengecek titer antibody sebelum menjalani vaksinasi.

Tujuannya agar mengetahui jumlah antibody yang ada, sehingga saat divaksinasi akan membentuk antibody yang efektif.

Namun, karena tempat pengecekan titer antibody tidak berada di semua wilayah, maka rata-rata antibody yang terbentuk baik adalah 3 bulan setelah sembuh.

"Jadi tidak mungkin kita (ngecek antibody). Itu kita lihat rata-rata orang setelah sembuh itu meningkat 3 bulan pertama dan setelah 3 bulan itu mulai menurun," jelas dia.

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved