Breaking News:

Permudah Akses, Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan Segera dibangun? Dukung Pembangunan Jalur Tengah

Bupati Bandung Dadang Supriatna memperjuangkan pembangunan Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan untuk melanjutkan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja).

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Siti Fatimah
istimewa
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati bersama Wakil Bupati Bandung Terpilih, Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan, di Gedung Sate, Senin (1/3). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bupati Bandung Terpilih, Dadang Supriatna, mengatakan mendukung penuh upaya Pemprov Jabar yang tengah memperjuangkan pembangunan Jalur Tengah Selatan Jabar yang di antaranya di Kabupaten Bandung akan menghubungkan Rancabali, Ciwidey, dan Pangalengan dengan kawasan selatan Jabar lainnya.

Di sisi lain, Dadang pun tengah memperjuangkan pembangunan Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan, melanjutkan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja). Dirinya berharap Tol Soreang-Pangalengan ini dapat dihubungkan dengan Jalur Tengah Selatan Jabar.

"Ini (Jalur Tengah Selatan Jabar) juga akan dimasukkan. Karena saya akan buat pra-FS (Feasibility Study) ya, tentang Jalan Tol Soreang-Ciwidey-Pangalengan, yang masuk nanti ke pantai selatan," kata Dadang di Gedung Sate, Senin (1/3).

Baca juga: Awal Mula Janda Muda yang Tengah Hamil Jadi PSK, Dirayu Teman, Tak Perlu Capek, Uangnya Lumayan

Pembangunan infrastruktur ini, katanya, bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di selatan Kabupaten Bandung. Kemudian seharusnya dihubungkan sampai ke kawasan selatan Jabar.

"Kalau jalan yang melintang punya provinsi, nanti kita dibicarakan. Saya berharap yang provinsi ini tidak lama ya dibangunnya. Kalau misalkan sekarang jalan tol ini lebih cepat dibangun, itu akan lebih baik," katanya.

Dadang mengatakan pihaknya pun akan mendukung pemerintah pusat untuk mereaktivasi jalur kereta api Bandung-Ciwidey, jika diperlukan untuk membangun Transit Development Oriented dari Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Dengan catatan, berkomunikasi dengan masyarakat yang sudah membangun rumah di jalur tersebut dahulu.

"Kalau pemerintah pusat menginginkan untuk memenuhi kebutuhan transportasi kereta cepat, ya kita aktifkan kembali. Tapi kita lihat dan perhatikan juga ya kondisi di lapangan yang saat ini kan sudah banyak rumah dan bangunan berdiri di jalur itu," katanya.

Sebelumnya diberitakan, pembangunan Jalur Tengah Selatan Jawa Barat yang menghubungkan Sukabumi-Bandung-Ciamis akan memotong waktu tempuh warga dari selatan Jabar menuju kawasan yang lebih barat atau timurnya sampai lebih dari 50 persen. 

Selama ini diketahui, jalur utama yang menghubungkan barat dan timur di bagian selatan Jabar hanya Jalur Nasional Sukabumi-Bandung-Banjar, dan Jalur Pantai Selatan Jabar Sukabumi-Pangandaran.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved