Netizen Minta Rizieq Shihab Dibebaskan Setelah Presiden Timbulkan Kerumunan di Maumere
Netizen membandingkan kasus kerumunan yang terjadi di acara Rizieq Shihab dengan saat kunjungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Maumere
TRIBUNJABAR.ID - Netizen membandingkan kasus kerumunan yang terjadi di acara Rizieq Shihab dengan saat kunjungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Saat ini, Rizieq Shihab sedang dipenjara karena kasus itu.
Dalam kunjungan Jokowi di Maumere tersebut, kerumunan warga mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak.
Hal tersebut tampak dalam video kunjungan Jokowi di Maumere yang membuat kerumunan warga dan viral di media sosial.
Netizen pun membandingkan dengan kasus kerumunan Habib Rizieq.
Berikut komentar netizen di media sosial Twitter terkait kerumunan warga yang disebabkan kunjungan Jokowi ke Maumere:
Geger!, Beredar Video Kerumunan Warga Saat Jokowi Lempar-Lemparkan Bingkisan, Netizen: Jika Karena Kerumunan HRS Bisa Dipenjara, Kenapa Dilakukan Juga oleh Kepala Negara? Dimana Keadilan?
Jokowi Membagikan Souvenir Ditengah Kerumunan, ISTANA : Untuk Menghargai Antusiasme Masyarakat Boleh Gitu Melanggar Prokes Pak @mohmahfudmd. Kalau Boleh Bebaskan IB HRS Dong..
Alasannya spontanitas, dan ada juga pelemparan paket kepada kerumunan massa oleh @jokowi
Bukan Soal isi Souvenirnya Tuan.. tapi Soal UU ProKesnya.. Apa Kerumunan yg Seperti ini tidak Melanggar UU ProKes?? Kalau memang tidak, Bukankah Harusnya HRS, & 6 tokoh FPI yg ditahan sudah berada dirumah berkumpul dg Keluarga?? #JanganDzolimi6Syuhada
Tanggapan Istana
Dikutip dari Tribunnews, Jokowi ke Maumere untuk meresmikan Bendungan Napun Gete.
Terkait video kerumuman warga itu, pihak istana memberi tanggapan.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, membenarkan video tersebut.
"Benar itu video di Maumere," kata Bey kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).
Video tersebut beredar di media sosial.
Warga berkerumun menyambut kedatangan Presiden.
Warga bersorak, bertepuk tangan, melambaikan tangan, dan mengabadikan momen menggunakan ponsel.
Meski menggunakan masker, warga terlihat tak menerapkan jaga jarak.