Wali Kota Bandung Prihatin Kapolsek Astanaanyar yang Cantik dan Ramah Itu Diduga Terlibat Narkoba
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku prihatin dengan penangkapan Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni dan 11 anggota polisi lain.
Namun, kata Kapolda, bisa juga dua-duanya, yakni dipecat dan dipidanakan.
"Tergantung kesalahannya nanti. Kita lihat," ucap Dofiri.
Kompol Yuni Dikenal Ramah
Penangkapan Kompol Yuni dan belasan polisi lainnya karena dugaan terlibat kasus narkoba mengagetkan orang-orang yang mengenalnya.
Selama ini, Kompol Yuni dikenal sebagai polisi yang ramah dan sangat dekat dengan masyarakat.

"Saya kaget sekali mendengarnya. Sulit sekali untuk percaya. Saya benar-benar tidak menyangka," ujar Camat Astanaanyar, Syukur Sabar, kepada Tribun Jabar saat dihubungi, Rabu (17/2).
Selama ini, kata Syukur, ia kerap berkoordinasi dengan Kompol Yuni dalam berbagai kegiatan.
"Selama pandemi Covid ini, kami kerap berkeliling mengunjungi warga untuk menyosialisasikan protokol kesehatan. Beliau sangat dekat dengan masyarakat," ujar Syukur.
Tak hanya Syukur, sejumlah warga Astanaanyar juga mengaku terkejut dengan penangkapan Kompol Yuni.
Di Astanaanyar, warga kerap menyapa Kompol Yuni dengan sebutan Bunda.
Baca juga: Dada Rosada Dibawa ke RS, Setelah Sepekan Terpapar Covid-19 di Sel, Kondisinya Sempat Memburuk
Baca juga: Video Bukti Ayus Selingkuh dengan Nissa Sabyan Diungkap Sang Adik, Sudah Ketahuan Sejak 2019
Ulfah (27), warga RW 07, Kecamatan Astananyar, bahkan mengaku sangat mengidolakan sosok Kompol Yuni.
"Saya ngefans banget sama Bunda. Dari awal, saat beliau menjabat kapolsek, saya folow IG-nya. Postingan videonya keren-keren. Sampai ingin ketemu dan foto bareng," ujarnya.
Ulfa juga mengaku tak menyangka. "Semoga Bunda dan anggota lainnya bisa ambil hikmahnya. Semangat, Bunda, kami tetap sayang. Bunda sudah banyak berbuat baik untuk Astanaanyar," ujarnya.
Warga RW 07 lainnya mengaku masih berharap bahwa apa yang didengarnya itu bukan sesuatu yang benar-benar terjadi.
"Mudah-mudahan bukan Bunda yang tertangkap. Saya berharap itu cuma hoaks," ujarnya.
"Bunda, sing sabar ya. Mudah-mudahan Bunda tetap semangat dan segera bangkit," pesan warga lainnya. (nazmi abdurahman/mega nugraha/tiah sm)