Tersesat di Hutan Gunung Putri

CERITA LENGKAP Avanza Tersesat, Lihat Ada Kampung di Tengah Hutan, Mau Putar Balik Dihadang Longsor

Sekitar 5 km setelah menempuh perjalanan tak karuan, Enjang akhirnya memutuskan berhenti.

Editor: Ravianto
TribunJabar.id/Firman Suryaman
Enjang Imron (48) bersama Adel (4), anak bungsunya, saat ditemui di rumahnya di Jalan Panunggal, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Senin (15/2/2021) sore. 

Asep mengatakan sopir mengalami kejadian aneh saat melanjutkan perjalanan.

Saat itu hutan tertutup kabut tebal karena lokasi sempat diguyur hujan.

Hujan Deras dan Kabut Tebal, Avanza Berpenumpang 7 Orang Tersesat Masuk Hutan, Ini Para Korban
Hujan Deras dan Kabut Tebal, Avanza Berpenumpang 7 Orang Tersesat Masuk Hutan, Ini Para Korban (istimewa)

Kronologi Tersesat

Asep menjelaskan sopir melihat jurang. Ia kemudian tersesat setelah menghindari jurang tersebut.

"Di depannya ia melihat jurang. Akhirnya ia belok kiri, sebab jalan tersebut bagus dan banyak lampu-lampu," ujar Asep.

Asep menjelaskan, sebenarnya jurang yang dilihat sang sopir adalah jalan menuju Tasikmalaya, yang sejak awal dituju mobil berisi tujuh orang anggota keluarga tersebut.

Jalan tersebut, menurut Asep, adalah jalan alternatif menuju Tasikmalaya.

"Memang kalau dia lurus itu bisa ke Tasikmalaya. Mungkin karena ia lelah atau apa, akhirnya ia melihat jurang di depannya. Dia waktu itu belok kiri. Dia juga tidak terasa kalau jalan dilaluinya itu semak-semak dan penuh batu," kata Asep.

Asep mengatakan, mobil yang berisi 7 orang tersebut baru menyadari tersesat ketika salah satu ban mobil bocor.

Saat ban mobil tersebut bocor, menurut Asep, sang sopir mulai sadar bahwa ia dan rombongannya tersesat di tengah hutan Gunung Putri.

Mobil yang tersesat di Hutan Gunung Putri, Majalengka, saat ditemukan, Sabtu (13/2/2021) dini hari.
Mobil yang tersesat di Hutan Gunung Putri, Majalengka, saat ditemukan, Sabtu (13/2/2021) dini hari. (Istimewa)

"Akhirnya sang sopir mengabari temannya yang ada di Majalengka dan sekitarnya kalau ia tersesat.

Beruntung warga mengetahui, akhirnya berhasil dievakuasi," kata Asep.

Menurut Asep, di lokasi tersebut memang sering terjadi kendaraan yang tersesat dan kecelakaan.

"Intinya harus banyak-banyakin doa lah (istighfar). Kalau misalnya mesin rem sudah panas, mending perjalanan dihentikan dan juga hati-hati," kata dia.

Kini, mobil yang berisi satu keluarga asal Tasikmalaya tersebut berhasil dievakuasi warga dan kepolisian.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved