Tersesat di Hutan Gunung Putri
CERITA LENGKAP Avanza Tersesat, Lihat Ada Kampung di Tengah Hutan, Mau Putar Balik Dihadang Longsor
Sekitar 5 km setelah menempuh perjalanan tak karuan, Enjang akhirnya memutuskan berhenti.
Ade (45), kerabat Enjang, kemudian berinisiatif menghubungi kenalannya di Majalengka untuk meminta tolong.
"Alhamdulillah telepon menyambung dan kami akhirnya diam di dalam mobil selama beberapa jam menunggu pertolongan datang," ujar Enjang.
Pertolongan pun akhirnya datang, dan membuat lega dan haru seluruh penumpang. "Kami kemudian dievakuasi ke pertigaan," kata Enjang.
Setiba di pertigaan, Enjang langsung terkejut setelah melihat jalan yang tadinya terlihat ditutupi kabut dan terdapat jurang, ternyata adalah jalan utama menuju Tasikmalaya.
"Di sisi kananya juga terdapat rumah makan dengan halaman parkir yang luas dan terang benderang. Padahal sebelumnya saya lihat ditutupi kabut dan terdapat jurang," ujar Enjang. (firman suryaman)
Mobil Bawa 7 Orang
Tujuh warga tersesat di kawasan hutan Gunung Putri saat menuju Tasikmalaya, Jumat (12/1/2021), pukul 23.00 WIB.
Mereka yang merupakan warga Tasikmalaya itu pergi menggunakan mobil Avanza.
Selama tiga jam keluarga tersebut tersesat di Gunung Putri, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Baca juga: Detik-detik Mobil Tersesat di Hutan Gunung Putri, Sopir Lihat Jurang Lalu Belok Kiri, Jalan Mulus
Baca juga: Ini Penyebab Mobil Tersesat di Majalengka, Masuk ke Kawasan Hutan Gunung Putri Sejauh 5 Km
Mobil tersebut dikemudikan Enjang Emron (49).
Sebelum tersesat di tengah hutan, penumpang mobil itu sempat beristirahat di sekitar lokasi.
Kepala Dusun I Desa Maniis, Asep Saepul Rohman, mengatakan rombongan itu berhenti untuk melaksanakan sholat Magrib.
Sopir tidak menggunakan peta biasa maupun peta digital seperti Google Maps.
"Ia berhenti sebentar untuk sholat Magrib. Akhirnya ia berangkat lagi dan tidak menggunakan Google Maps. Ia berangkat lagi sekitar pukul 19.00 WIB," ujar Asep, Minggu (14/2/2021), dikutip dari Kompas.com.