Breaking News:

Hujan Deras Seharian, 13 Desa dari 2 Kecamatan di Sumedang Terendam Banjir

BPBD Kabupaten Sumedang mendata, banjir tersebut merendam 13 desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Ujungjaya dan Kecamatan Tomo.

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Sejumlah wilayah di Kabupaten Sumedang diterjang banjir setelah turun hujan deras dengan waktu yang cukup lama, pada Minggu (7/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sejumlah wilayah di Kabupaten Sumedang diterjang banjir setelah turun hujan deras dengan waktu yang cukup lama, pada Minggu (7/2/2021).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, banjir tersebut merendam 13 desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Ujungjaya dan Kecamatan Tomo.

Kepala BPBD Kabupaten Sumedang, Ayi Rusmana mengatakan, untuk di Kecamatan Ujungjaya ada 7 desa yang terdampak banjir, yakni Desa Cipelang, Desa Sakurjaya, Desa Cibukuh, Desa Palabuan, Desa Kudangwangi, Desa Sukamulya, dan Desa Ujungjaya.

"Untuk Kecamatan Tomo tercatat ada 6 desa yang terdampak banjir akibat intensitas hujan deras dan luapan sungai," ujar Ayi saat dikonfirmasi.

Keenam desa yang terendam banjir di Kecamatan Tomo itu, kata Ayi, di antaranya Desa Bugel, Desa Marongge, Desa Cipeles, Desa Tolengas, Desa Tomo, dan Desa Darmawangi.

Ayi mengatakan, banjir yang terjadi di dua kecamatan itu, akibat luapan Sungai Cipelang, Sungai Cubarengkok, dan Sungai Cihaur, Sungai Cimanuk, dan Sungai Cilutung hingga aliran airnya masuk ke sejumlah pemukiman warga.

"Tim BPBD melakukan assesment di lokasi kejadian, dan jumlah warga terdampak banjir ini masih dalam pendataan," ucapnya.

Sistem Online Malah Tidak Efektif, Pendaftaran Vaksinasi Nakes di KBB Akhirnya Pakai Manual

Pantauan Tribun Jabar, di Desa Sakurjaya pada Senin (8/2/2021), sejumlah warga terdampak banjir, masih sibuk membersihkan rumahnya dari lumpur akibat banjir tersebut.

Warga Kampung Nanjungjaya, Desa Sakurjaya, Eti Suriati (44) mengatakan, meluapnya Sungai Cipelang itu terjadi setelah dua hari turun hujan deras dengan waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan tanggulnya jebol.

"Hujannya tak henti-henti, apalagi kemarin hujannya lama sampai malam, terus air dari Sungai Cipelas meluap," ucapnya.

Untuk saat ini dirinya terpaksa harus membersihkan semua peralatan rumah tangga yang sudah dipenuhi dengan lumpur akibat banjir bandang tersebut.

"Dibersihkan menggunakan alat seadanya saja," kata Eti.

Sidang Perdana Praperadilan Kedua Rizieq Shihab Digelar PN Jaksel pada 22 Februari 2021

Sungai Cipelang Meluap, Banjir Badang Menererjang Sejumlah Rumah Warga di Ujungjaya Sumedang

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved