Breaking News:

Longsor di Sumedang

Mahkota Longsor Cimanggung Diterjang Aliran Air dari Perum SBG saat Hujan Deras, Warga Ketakutan

Air mengalir melewati mahkota longsor hingga turun ke area Perumahan Pondok Daud yang berada dibagian bawah.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Kondisi terkini mahkota longsor setelah diterjang aliran air dari Perum SBG. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Mahkota longsor yang berada di Perumahan Satria Bumintara Gemilang (SBG), Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang diterjang aliran air yang deras, pada Kamis (21/1/2021).

Aliran air tersebut diduga mengalir dari drainese yang berada di perumahan tersebut, sehingga air mengalir melewati mahkota longsor hingga turun ke area Perumahan Pondok Daud yang berada dibagian bawah.

Warga SBG, Didi Suhardi (60), mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat turun hujan deras akibat kondisi drainase yang berada di blok B6 tidak berfungsi optimal, sehingga aliran air meluap ke mahkota longsor.

"Iya kemarin ada (aliran air), tapi ya itu tadi, karena drainasenya harus diperbaiki. Kalau drainasenya bagus, Insya Allah dulu juga tidak akan terjadi (longsor)," ujarnya saat ditemui di Perumahan SBG, Jumat (21/1/2020).

Menurutnya, aliran air itu mengalir selama turun hujan deras, kemudian berhenti setelah hujan reda. Kendati demikian, warga tetap khawatir terjadi lagi longsor susulan dengan adanya kejadian tersebut.

"Warga yang terdampak panik, karena takut dan trauma dengan kejadian longsor yang kemarin juga. Intinya, kalau tiap hujan, air pasti kesitu (mahkota longsor) semuanya. Dulu juga begitu, jadi rembes karena posisinya tepat diatas longsoran," kata Didi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan, juga membenarkan adanya aliran air yang mengalir dari perumahan SBG ke mahkota longsor tersebut.

Baca juga: VIDEO Pelaku Penebas Tangan Hingga Putus Dibekuk Polisi, Mengaku Dendam karena Pernah Dibacok Korban

"Karena masih ada saluran air, dan selama kita melaksanakan tanggap darurat belum ada pembenahan untuk drainase karena kita fokus ke penyelamatan dulu," ucap Dani.

Sementara untuk antisipasi jangka pendek, pihaknya sudah menutup sekitar area mahkota longsor tersebut karena hingga saat ini masih ada potensi terjadi longsor susulan.

"Ditahap transisi ini, sambil kita mencari tempat untuk relokasi warga yang terdampak, kita juga akan menangani supaya eks longsoran ini bisa lebih aman," katanya.

Dani juga mengaku sudah menerima informasi terkait kejadian itu dan pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Baca juga: Kementerian PPPA Ikut Turun Tangani Perempuan dan Anak yang Terdampak Longsor Cimanggung

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved