Senin, 8 Juni 2026

Waspadai Leukimia, Ada yang Akut dan Kronis, Kenali Bedanya dan Cara Penanganannya

kanker darah adalah kanker yang menyerang jaringan pembentuk sel-sel darah, termasuk sumsum tulang.

Tayang:
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Siti Fatimah
www.larryjonesillustration.com
Ilustrasi karakter sel di penderita kanker darah atau leukemia 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kanker darah atau biasa disebut leukemia bukanlah penyakit yang asing bagi masyarakat. Kasusnya juga cukup banyak terjadi di Indonesia termasuk di Jawa Barat.

Meski begitu, gejalanya seperti rasa lelah atau lemas, kehilangan selera makan, berat badan menurun, sering infeksi kerap diabaikan.

Setelah mengalami pendarahan atau memar barulah seseorang memeriksakan diri ke dokter.

Baca juga: Kebiasaan Minum Teh Hangat di Pagi Hari Berguna bagi Tubuh, Khasiatnya Cegah Kanker

Padahal gejala-gejala seperti diatas perlu dicermati agar penanganan sejak dini bisa segera dilakukan. 

Dokter Spesialis Penyakit Dalam atau Internis Konsultan Hematologi-Onkologi Medik Santosa Hospital Bandung Center, dr Fifi Akwarini Sp PD KHOM mengatakan, kanker darah adalah kanker yang menyerang jaringan pembentuk sel-sel darah, termasuk sumsum tulang.

"Kanker darah adalah kanker jaringan pembentuk darah termasuk sumsum tulang, dimana pembentukan sel darah putih berlebihan, sehingga menganggu sel darah merah dan trombosit (sel  yang berperan dalam proses pembekuan darah)" kata dr Fifi ditemui di Poli Penyakit Dalam Santosa Hospital Bandung Center Jalan Kebon Jati Bandung, belum lama ini. 

Baca juga: Jangan Remehkan Benjolan di Kepala, Bisa Jadi Gejala Kanker Kulit Atau Psoriasis

Penyakit ini tidak mengenal usia, semua orang bisa terkena kanker darah atau mulai dari bayi hingga orang dewasa.

Karena siapa saja bisa terkena, orang yang sudah terserang kanker darah akan mengalami gejala yang berbeda-beda atau tergantung denga kanker darah yang diidap. 

Namun ada sejumlah gejala umum yang perlu diwaspadai, apalagi bila gejala tersebut terus menerus dialami seseorang. Gejala tersebut antara lain, rasa lelah atau lemas, kehilangan selera makan, dan berat badan menurun.

Selain itu, gejala lainnya adalah pegal atau nyeri sendi pada tulang, demam, muncul bintik-bintik merah pada kulit, mudah mengalami pendarahan seperti mimisan, gusi berdarah atau memar, hingga muncul infeksi parah serta pembengkakan pada limpa dan kelenjar getah bening.

Baca juga: Waspada Kanker Vagina, Kanker Langka, Bisa Menyebar Ke Hati, Berikut Penyebab dan Cara Mengobatinya

"Gejala kanker darah berupai mudah lelah, nyeri tulang, pucat, atau mudah berdarah : gusi berdarah, mimisan, bintik-bintik merah atau memar di kulit yang tidak kunjung membaik. Sebaiknya bila sudah ada gejala atau tanda di atas segera datang ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut oleh dokter," katanya. 

Untuk penyebab dari kanker darah sendiri masih terus diteliti.

Dari sejumlah penelitian, penyebabnya bisa karena mutasi gen, yaitu perubahan dalam DNA yang mengubah sel-sel darah yang sehat menjadi kanker.

Faktor lainnya bisa karena terpapar polusi, zat kimia, atau radiasi, dan bisa pula karena infeksi virus tertentu. 

Baca juga: Sedang Musim, Rambutan Bisa Bantu Kurangi Resiko Kanker, Berikut Manfaat lainnya untuk Kesehatan

Namun juga ada pasien yang terkena penyakit ini karena memiliki kecenderungan genetik yang mudah terkena kanker atau faktor turunan di mana keluarga omemiliki riwayat penyakit ini. "Namun saat ini, kanker darah bisa mengenai siapa saja," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved