Breaking News:

Longsor di Sumedang

Jenazah Bocah 8 Tahun dan Wanita Dewasa Ditemukan Setelah 10 Hari Tertimbun Longsor Cimanggung

Deden mengatakan, kedua korban ini ditemukan di titik bekas rumah yang terdampak longsoran pertama atau bagian atas di dekat mahkota longsor.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa/Kantor SAR Bandung.
Abraham Sihombing (8) ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun longsor selama 10 hari di Perumahan Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (18/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Abraham Sihombing (8) ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor selama 10 hari di Perumahan Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Senin (18/1/2021).

Jenazah bocah korban tanah longsor Cimanggung ini ditemukan dalam kondisi tubuh dipenuhi lumpur, kemudian langsung dibawa ke Puskesmas Sawahdadap dan diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

"Pukul 09.20 WIB ditemukan satu korban yang teridentifikasi bernama Abraham Sihombing (8)," ujar Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah melalui pesan singkat.

Selain menemukan bocah malang itu, Tim SAR gabungan juga menemukan korban perempuan dewasa pada pukul 10.05 WIB yang hingga saat ini identitasnya belum bisa diketahui.

"Korban yang ini juga dibawa ke Puskesmas Sawah Dadap untuk diidentifikasi," katanya.

Deden mengatakan, kedua korban ini ditemukan di titik bekas rumah yang terdampak longsoran pertama atau bagian atas di dekat mahkota longsor.

Baca juga: Ini Skenario Tim SAR untuk Pencarian 8 Korban Hilang di Mahkota Longsor Cimanggung pada Hari ke-10

Dengan penemuan dua korban tersebut, kata Deden, hingga pukul 10.30 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat longsor besar ini mencapai 34 orang dan korban dalam pencarian tersisa 6 orang lagi.

Pada hari ke-10 ini pencarian korban difokuskan ke dekat mahkota longsor karena di sektor satu yakni rumah hajatan dan lapangan voli serta sektor dua atau Masjid An-Nur diprediksi sudah tidak ada lagi korban yang tertimbun.

"Di sektor bawah, satu dan dua sudah gak ada. Kita fokuskan naik ke atas, mendekati longsoran pertama karena dibawah sudah disisir dan tidak menemukan lagi korban," katanya.

Baca juga: Dua Sungai Meluap, Puluhan Rumah di Leuweunghapit Majalengka Terendam Banjir

Baca juga: HOAKS Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang ke-12, Masyarakat Diminta Hati-hati

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved