KRONOLOGI DETIK-DETIK Pemuda Sukabumi Digebugi dan Dibacok Geng Motor, Jatuh Tak Bisa Melawan

Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti kasus pembacokan yang terjadi di Ujung Genteng Sukabumi, berita 4 motor dan gergaji.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Kisdiantoro
istimewa
CCTV kasus pembacokan di Ujung Genteng. Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti kasus pembacokan yang terjadi di Ujung Genteng Sukabumi, berita 4 motor dan gergaji. 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti kasus pembacokan yang terjadi di Kampung Cipaku RT 06/02 Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sekitar pukul 02.30 WIB dini hari, Jumat (1/1/2021).

Dalam keterangannya, Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti kasus pembacokan anggota geng motor, berupa empat unit sepeda motor dan satu buah gergaji.

"Barang bukti yang diamankan 4 unit sepeda motor, satu buah gergaji," kata Lukman, Sabtu (2/1/2021).

Baca juga: Muncul Klaster Pesantren, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Hampir Mencapai 4000 Orang

Baca juga: Berita Gembira di Awal Tahun! Program Kartu Prakerja Gelombang 12 akan Dibuka, Begini Cara Daftarnya

Baca juga: Teka-teki Kelanjutan Hubungan Atta Halilintar dan Aurel Terjawab, Ini Bukti Mereka Saling Mencintai

Lukman menjelaskan, dalam kronologi detik-detik pembacokan itu, ada dua orang diduga anggota Briges yang mengalami luka bacok akibat kejadian tersebut.

"Kronologi kejadiannya hari Jumat sekitar pukul 02.30 WIB bertempat di Pantai Ujung Genteng telah terjadi tawuran antara geng motor XTC dan Briges. Yang mengakibatkan diduga dua orang anggota Briges mengalami luka-luka akibat sayatan benda tajam," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang remaja bernama Teguh (18) jadi korban pembacokan di depan sebuah rumah toko (ruko) di Kampung Cipaku RT 06/02 Desa Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kakak korban, Mela Meliawati (23) mengatakan, saat kejadian korban baru pulang main. Namun, tiba-tiba saat di lokasi kejadian korban dihampiri gerombolan orang yang membawa senjata tajam.

"Kronologinya korban sudah main dari rumah cewe, sama sekali tidak pakai atribut apa-apa. Dia tiba-tiba dicegat, terus dipukul, terus dibacok. Korban sempat nahan sama helm, tapi (helm) diambil sama mereka, otomatis kena tangan, terus dibacok lah kaki, terus jatoh gak bisa ngapa-ngapain," ujar Mela via sambungan telepon.

"Abis itu motor dibacok, untungnya keburu ada warga, setelah ada warga, langsung diobati, dijahit di tempat, makanya ada berlumuran darah, kalau gak ada warga gak tahu gimana ya. Dibacoknya di depan sebuah ruko. Pas banget itu mah depan toko bangunan yang ada CCTV, korban sudah tahu ciri-ciri pelaku," jelasnya.

Saat ini, kata dia, keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada aparay kepolisian.

Menurutnya, salah seorang pelaku sudah diketahui nama dan alamat, karena dompet pelaku tersebut tertinggal di lokasi kejadian.

"Semua bukti sudah ada, salah satu pelaku itu dompetnya ketinggalan. Barusan dapat info, bahkan si pelaku yang tatoan itu pagi tadi ngambil helm di konter teman saya, kayanya mau kabur ke luar Jampang," katanya.

Saat ini, lanjut dia, kondisi korban sudah mulai membaik setelah mendapatkan perawatan. Ia menyebut, korban mengalami luka bacok di tiga bagian, yaitu di bagian kaki, pinggang dan tangan.

"Dibacok di kaki, pinggang, tangan. Sekarang korban masih dalam perawatan di rumah. Ini juga diurusin ke Polisi, infonya juga sudah ada salah satu tersangka yang ditangkap," pungkasnya.* (M Rizal Jalaludin)

Foto: Istimewa
Tangkapan layar CCTV kasus pembacokan di Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved