Breaking News:

Polisi Bakal Rapid Test Pengendara di Rest Area KM 228 Tol Kanci-Pejagan, Bagaimana Jika Reaktif?

Beberapa pengendara yang beristirahat di Rest Area KM 228 Tol Kanci-Pejagan akan dirapid test oleh personel Polresta Cirebon.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baeqhaqi
Personel Polresta Cirebon saat menjalani rapid test di Pos Terpadu GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sejumlah pengendara yang beristirahat di Rest Area KM 228 Tol Kanci-Pejagan bakal dirapid test.

Pemeriksaan rapid test itu akan dilakukan oleh petugas dari Urkes Polresta Cirebon.

Nantinya, petugas akan mendata para pengendara yang tengah beristirahat di rest area tersebut.

Baca juga: Serah Terima Jabatan Menteri Sosial, Bu Risma Bercanda Minta Innova, Biar Sama dengan Muhadjir

Baca juga: Sandiaga Uno Tatap Muka dengan Jokowi saat Dilantik, Benda Kecil di Tangan Jadi Sorotan, Ini Fotonya

Selanjutnya petugas akan melakukan rapid test terhadap para pengendara di Pos Terpadu Operasi Lilin Lodaya 2020 Polresta Cirebon di KM 228 Tol Kanci-Pejagan.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, melalui Kaurkes Polresta Cirebon, Ipda Ilyas, mengatakan, rapid test itu dilaksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sebab, selain pengamanan pihaknya mendapat tugas tambahan untuk mencegah penyebaran Covid-19 selama Operasi Lilin Lodaya 2020 berlangsung.

"Nantinya kami akan mengambil sampel 25 pengendara yang beristirahat di rest area," ujar Ilyas saat ditemui di Pos Terpadu GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Rabu (23/12/2020).

Ia mengatakan, uji rapid itu dilakukan secara berkala selama pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2020.

Jika ada pengendara maupun petugas yang hasil rapid testnya reaktif maka akan langsung ditangani Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon.

Pengendara itu pun akan menjalani swab test dan mendapat penanganan lanjutan dari tim medis.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinkes Kabupaten Cirebon mengenai perihal tersebut.

"Pengendara yang reaktif tidak diperkenankan melanjutkan perjalanannya," kata Ilyas.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Gereja Tertua di Indramayu Minim Pernak-pernik pada Hari Raya Natal 2020

Baca juga: Pria Paruh Baya di Majalengka Tewas Saat Sedang Asyik Memancing, Tertimpa Pohon Lalu Jatuh ke Sungai

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved