Breaking News:

Mau Liburan Natal dan Tahun Baru ke Garut? Perlu Hasil Rapid Test atau Tidak? Ini Kata Bupati

Anda mau liburan Natal dan tahun baru ke Garut? Apakah perlu hasil rapid test? Ini kata Bupati.

Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Taman Wisata Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Selasa (19/6/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan mengaku kesulitan menangani kasus Covid-19.

Setiap harinya, orang yang dinyatakan terpapar virus corona mencapai 100 orang.

"Rata-rata 85 orang per hari (penambahan kasus corona). Sekarang kami alami kesulitan karena terjadi outbreak setiap harinya bisa sampai di atas 100," ujar Rudy, Sabtu (19/12/2020).

Baca juga: Persib Bandung Kebagian Satu, Ini 36 Pemain yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Hadapi SEA Games

Baca juga: Delapan Kafe di Jalan Riau Kota Bandung Disegel, Langgar Jam Operasional Saat AKB

Kasus positif Covid-19 terbaru menimpa salah satu anggota DPRD Kabupaten Garut.

Saat ini, anggota dewan itu tengah menjalani isolasi.

"Kami juga sekarang kekurangan ruang isolasi. Sekarang baru ada 600 ruangan, tapi yang dibutuhkan mencapai 1.000," katanya.

Upaya pencegahan dengan penerapan protokol kesehatan terus dilakukan.

Satgas di tingkat kecamatan dan RW sudah berfungsi untuk melakukan sosialisasi soal protokol kesehatan.

"Tapi lagi-lagi interaksinya sudah dimana-mana. Virus sudah di dekat kita," ujarnya.

Terkait perayaan tahun baru, Rudy menyebut telah melarang adanya kerumunan.

Baca juga: Kabar Baik Bagi Liverpool, Bek Tengah Ini Bisa Dimainkan Saat Berjumpa Crsytal Palace Malam Nanti

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved