Jumat, 15 Mei 2026

224 Jiwa Meninggal, Dampak Bencana Hidrometeorologi, Warga diminta Waspada, Ini Prakiraannya

BNPB mengimbau masyarakat lebih waspada dan siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya jelang puncak musim hujan

Tayang:
Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
dok google
ilustrasi hujan 

TRIBUNJABAR. ID,  BANDUNG- Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya jelang puncak musim hujan pada Januari hingga Februari 2021. 

"Sejak dini, persiapkan diri dan anggota keluarga dengan mulai mengenali risiko di sekitar," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr Raditya Jati dalam keterangan rilis, Sabtu (12/12).

Menurut Raditya, puncak musim hujan kembali disampaikan oleh BMKG pada awal Desember 2020, bahwa  sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami puncak musim hujan di bulan Januari dan Februari 2021. 

Baca juga: Rumah Sakit Cibabat Cimahi Sudah Buka Pendaftaran Vaksinasi Covid-19? Ini Penjelasan Dirut RSUD

Sementara, itu Deputi Bidang Klimatologi BMKG Herizal mengatakan berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada 8 Desember 2020 lalu menyebutkan, anomali iklim La Nina terpantau masih berlangsung di Samudera Pasifik dengan intensitas level "moderat". 

Suhu muka laut Samudera Pasifik bagian tengah daerah Nino 3.4 menunjukkan anomali sebesar -1.4°C, sehingga perkembangan saat ini menunjukkan Intensitas La Nina moderat yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada periode Januari – Maret 2021, dan kemudian akan melemah pada bulan Mei 2021,” ujarnya.

Baca juga: Istri KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Turun Tangan Kemas Paket untuk Anak-anak di Sentani Papua

Menurut, Herizal musim hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksikan akan berlangsung hingga bulan April 2021.

Peningkatan kewaspadaan diperlukan pada daerah-daerah yang diprediksi akan mendapatkan akumulasi curah hujan dengan kriteria tinggi hingga  sangat tinggi  atau lebih besar 300 mm per bulan pada bulan Desember 2020 – Januari 2021.

Baca juga: UPDATE, Habib Rizieq Siap Ditahan, Polisi Akan Tangkap Imam Besar FPI Setelah Pemeriksaan Selesai

Daerah-daerah yang dimaksud antara lain berpeluang terjadi di pesisir barat Sumatera, sebagian besar pulau Jawa, Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, Kalimantan bagian barat dan tengah, Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan Papua.

“Puncak musim hujan 2020/2021 diprediksikan untuk sebagian besar wilayah akan terjadi pada bulan Januari – Februari 2021 yang umumnya bertepatan dengan puncak Monsun Asia,” ujar Herizal.

Baca juga: Ditangkap Polisi, Elsa Tak Diceraikan, Nino Mau Adopsi Reyna, Sinopsis Ikatan Cinta 12 Desember 2020

Sedangkan melihat kejadian bencana hidrometeorologi, Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari 1 Januari hingga 11 Desember 2020 mencatat bencana banjir mengakibatkan sebanyak 795.563 rumah terendam, serta rumah rusak berat 7.224 unit, rusak sedang 3.479 dan rusak ringan 12.735. 

Bencana hidrometeorologi juga berdampak pada jatuhnya korban meninggal 224 jiwa, hilang 26, luka-luka 271 dan mengungsi atau terdampak mencapai 4,19 juta.

Baca juga: Foto Habib Rizieq Shihab Datang ke Polda Metro Jaya, Kabid Humas Yusri Yunus: MRS Takut Ditangkap

Terkait dengan peristiwa bencana hidrometeorologi, BNPB mengharapkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, baik pemerintah dan masyarakat, dalam mencegah dan mengantisipasi dampak bencana yang mungkin terjadi. 

Dampak La Nina dapat memicu curah hujan yang jauh lebih tinggi dibandingkan kondisi normal sehingga potensi banjir, banjir bandang dan tanah longsor ke depan perlu diwaspadai.

Baca juga: KUMPULAN DOA Memohon Petunjuk Ketika Kesulitan dan Ditunjukkan Kebenaran, Lengkap dengan Artinya

Di samping itu, BMKG memprediksikan puncak musim hujan pada Januari hingga Februari 2021.

Sekali lagi, kondisi ini membutuhkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan setiap individu, setiap anggota keluarga dan komunitas. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved