Breaking News:

Berkaca Kasus Video 19 Detik Mirip Gisel, Data Handphone Rusak Pun Ternyata Bisa Dilacak

Ucapan Hotman Paris soal ponsel Gisel yang hilang tiga tahun yang lalu masih menjadi perbincangan.

kompas.com
Gisella Anastasia seusai menyelesaikan proses pemeriksaan terkait kasus video syur diduga dirinya di Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020). Menurut ucapan Hotman, handphone Gisel hilang tiga tahun lalu. 

TRIBUNJABAR.ID, SEMARANG - Ucapan Hotman Paris soal ponsel Gisel yang hilang tiga tahun yang lalu masih menjadi perbincangan. Apalagi, itu dikaitkan dengan video syur mirip Gisel yang beredar dan menghebohkan.

Menurut Hotman, data pada ponsel tersebut sebelumnya sudah dihapus namun muncul kembali.

Melihat kasus ini, benarkah data yang sudah dihapus pada ponsel dapat muncul kembali?

Menurutnya, meski telah dihapus, jejak digital pada ponsel tetap masih dapat terlacak. Bahkan saat ponsel tersebut telah rusak sekali pun.

"Tetap bisa kembali. Meskipun handphone dimusnahkan pun, tetap masih bisa dilacak secara digital," kata Agus saat dihubungi tribunjateng.com, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: Soal Fun Football dan Tarkam di Persib Bandung, Begini Penegasan Pelatih Robert Alberts

Baca juga: BREAKING NEWS, Dirut Rumah Sakit Tempat Pimpinan FPI Rizieq Shihab Pernah Dirawat Positif Covid-19

Agus memaparkan, secara digital apalagi jika file pada ponsel tersebut telah terunggah, secara otomatis akan tersambung melalui server.

Ilustrasi sedang bermain ponsel untuk membuka aplikasi.
Ilustrasidata di ponsel. (Shutterstock)

Hal itu membuat file yang telah masuk ke dalam sistem tidak akan bisa terhapus meski pengguna telah menghapusnya.

"Di sistem tidak bisa terhapus, kecuali mereka yang memegang kendali server itu, bisa (menghapus). Meskipun sudah di server pun kalau sudah banyak orang membukanya, sudah beredar ke mana-mana. Misalnya kita membuka file kita sendiri tapi sudah masuk ke Google, ya sudah (tersebar) ke mana-mana. Cara menghapusnya ya Google yang harus menutupnya," terang dia.

Ia lantas membeberkan, ada teknologi tersendiri untuk mengembalikan file-file pada handphone yang telah hilang.

Jika untuk kepentingan tertentu, kata dia, penegak hukum dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk melacak file yang telah terhapus itu baik yang semula untuk konsumsi personal maupun publik.

Baca juga: Ancaman Novel Baswedan Masih Berlaku, Tinggalkan KPK Jika Hal Ini Benar-benar Terjadi

Halaman
123
Editor: Giri
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved