Superball
Pelatih Portugal Tampak Emosi Ketika Ditanya Alasannya Jadikan Diogo Jota Cadangan
Fernando Santos lebih memilih Cristiano Ronaldo, Bernardo Silva, dan Joao Felix sebagai trisula Portugal saat bersua Prancis.
TRIBUNJABAR.ID - Pelatih tim nasional Portugal, Fernando Santos, tampak tak senang ketika ada yang mempertanyakan alasannya tidak menjadikan Diogo Jota starter pada laga kontra Prancis, Minggu (15/11/2020) dini hari WIB.
Fernando Santos lebih memilih Cristiano Ronaldo, Bernardo Silva, dan Joao Felix sebagai trisula Portugal saat bersua Prancis dalam rangkaian matchday kelima UEFA Nations League 2020-2021.
Alhasil, Diogo Jota, yang tengah naik daun bersama Liverpool, tampil sebagai pengganti.
Baca juga: Swiss Vs Spanyol, Yann Sommer Gagalkan 2 Penalti Sergio Ramos: Ini Laga yang Gila!
Baca juga: Belgia vs Inggris, Gareth Southgate: The Three Lions Tak Gentar Lawan The Red Devils
Dia masuk pada menit ke-56, menggantikan William Carvalho, ketika Portugal sudah tertinggal 0-1 dari Prancis.
Goal menulis, Diogo Jota mencatatkan delapan operan di wilayah lawan selama tampil di lapangan.
Jumlah operan Diogo Jota sama dengan Bernardo Silva yang bermain lebih lama, 72 menit.
Setelah laga, keputusan Fernando Santos menjadikan Diogo Jota cadangan pun menuai pertanyaan.
Namun, Fernando Santos enggan disalahkan atas keputusannya tersebut.
Pelatih yang membawa Portugal menjuarai Piala Eropa 2016 itu mengatakan bahwa peran Diogo Jota sebagai pemain pengganti bukanlah masalah di balik kekalahan Seleccao.
Baca juga: Luis Enrique: Sergio Ramos Akan Tetap Jadi Pilihan Pertama Eksekutor Jika Spanyol Dapat Penalti
Baca juga: Tekuk Cristiano Ronaldo Cs 1-0, Didier Deschamps: Paul Pogba dkk Membuktikan Prancis Tim Hebat
"Tim ini bermain baik saat bertandang ke Prancis, tetapi saya tidak ingat seseorang bertanya mengapa Diogo Jota tidak menjadi starter," kaat Santos, dikutip dari Goal.
"Jota jelas merupakan pemain berkualitas tinggi, semua orang tahu itu. Begitu juga Bernardo, Ronaldo, dan Felix," katanya.
"Apabila Jota bermain dan performa tim tidak bagus, Anda akan bertanya mengapa Bernardo atau Felix tidak bermain. Itu normal," ujar Santos.
"Saya memahami pertanyaan Anda. Namun, ini bukan permasalahan kami. Kami memiliki masalah kolektif dan kami tidak bisa menghentikan permainan Perancis. Mungkin ada masalah di lini tengah kami," kata juru taktik berusia 66 tahun itu.
Diogo Jota mengantongi banyak pujian sejak dia tampil gemilang bersama Liverpool.
Sejak resmi berseragam Liverpool pada September 2020, Diogo Jota sudah membukukan tujuh gol dari sembilan penampilan di semua kompetisi.
Baca juga: Angin Topan Merusak Rumah di Cianjur, Banjir dan Longsor Masih Terjadi
Baca juga: Dongkrak Perekonomian Masyarakat, 3 Dosen Unjani Kembangkan UMKM melalui Pembudidayaan Jamur Tiram
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/diogo-jota_portugal.jpg)