SMAN Tanjungkerta Sumedang Sudah Mulai Belajar Tatap Muka, Ini Suasana di Sekolah
Belum semua siswa mengikuti proses belajar tatap muka yang digelar SMAN Tanjungkerta.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satu sekolah di Kabupaten Sumedang, yakni SMAN Tanjungkerta saat ini sudah diizinkan untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar atau KBM tatap muka di tengah pandemi Covid-19 mulai, Senin (9/11/2020).
Menurut pantauan Tribun Jabar, dalam proses belajar tatap muka ini, para siswa tampak menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.
Jumlah siswa di dalam satu kelas pun dibatasi.
Sementara untuk siswa yang lainnya, tetap bisa mengikuti pembelajaran melalui aplikasi Zoom Meeting dari rumahnya.
Baca juga: KBM Tatap Muka di Sumedang Kemungkinan Mulai Januari 2021, Tapi Semua Tergantung Satgas Covid-19
Sehingga mereka tidak akan ketinggalan materi dari siswa yang menjalankan belajar tatap muka di sekolah.
Kepala SMAN Tanjungkerta, Jajat Sudrajat mengatakan, KBM tatap muka tersebut digelar karena pihaknya sudah mendapat rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Sumedang setelah sebelumnya mengadakan uji coba selama beberapa pekan.
"Jadi, KBM tatap muka untuk di SMAN Tanjungkerta sudah digelar mulai hari ini. Alhamdulillah, kami sudah legal mendapat rekomendasi langsung dari pak bupati," ujar Jajat Sudrajat saat ditemui di SMAN Tanjungkerta, Senin pagi.
Terkait teknisnya, kata Jajat, KBM tatap muka ini dilakukan sesuai dengan hasil simulasi atau uji coba, di mana siswa yang mengikuti KBM ini dimulai dengan jumlah 20 persen dari jumlah siswa keseluruhan.
"Siswa yang masuk ini 100 orang dulu, kita bisa lihat di kelas, jumlah siswa hanya setengahnya karena sebagian secara luring dan setengahnya belajar di rumah menggunakan Zoom Meeting," kata Jajat.
Ia mengatakan, pada pekan pertama ini, KBM tatap muka di SMAN Tanjungkerta hanya diikuti oleh siswa kelas X, kemudian setelah satu pekan akan dilakukan evaluasi dengan semua guru yang mengajar dalam KBM tatap muka tersebut.
Jika hasil evaluasi KBM tatap muka tersebut berjalan lancar dan tidak ada kekurangan, maka KBM ini akan ditambah dengan siswa kelas XI hingga siswa kelas XII atau dilakukan secara bertahap.
"Setiap pekan kami pasti melakukan evaluasi karena KBM tatap muka ini akan dilakukan secara bertahap," ucapnya.
Baca juga: Lima Motor Gede Milik Anggota Klub HOG Bandung yang Aniaya TNI Ternyata Bodong, Dibawa ke Polda
Baca juga: Damri Buka Trayek Jakarta-Bandung Langsung ke Kebon Kawung dan Festival Citylink, Segini Tarifnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tata-muka-sumedang-sman-tanjungkerta.jpg)