Selasa, 5 Mei 2026

KBM Tatap Muka di Sumedang Kemungkinan Mulai Januari 2021, Tapi Semua Tergantung Satgas Covid-19

Proses kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah di Kabupaten Sumedang rencananya akan digelar mulai Januari 2021.

Tayang:
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/ Lutfi AM
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Proses kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah di Kabupaten Sumedang rencananya akan digelar mulai Januari 2021. Rencana itu dikeluarkan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.

Hal tersebut menyusul turunnya surat keputusan bersama (SKB) dari empat menteri, termasuk dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bahwa KBM tatap muka bisa digelar untuk wilayah yang masuk zona kuning dan zona hijau.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar, mengatakan, rencana KBM tatap muka pada Januari 2021 merupakan target terdekat jika kondisi penyebaran Covid-19 tetap terkendali.

"Seandainya situasi dan kondisi memungkinkan, dilihat dari perkembangan sekarang, mungkin di bulan Januari itu menjadi salah satu pertimbangan untuk dianalisis KBM tatap muka," ujarnya saat ditemui di sekitar Jalan Kutamaya, Sumedang, Senin (2/11/2020).

Namun, rencana tersebut sangat tergantung pada kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang yang saat ini wilayahnya sudah masuk pada zona kuning atau zona risiko rendah.

"Kalau betul stabil, mungkin akan dipertimbangkan KBM tatap muka di jenjang pendidikan SMP, nanti di bulan Januari. Tapi ini baru rancangan, kemungkinan secara bertahap, SD dan SMP tidak akan digelar bersama-sama," kata Eka.

Setelah tingkat SMP, lanjut Eka, KBM tatap muka itu akan dilanjutkan ke tingkat yang lebih rendah, sehingga pihaknya meminta agar sekolah penyiapkan sarana dan prasarana, jika seandainya melaksanakan KBM tatap muka.

"Sarana-prasarana terkait penunjang protokol kesehatan harus sudah tersedia, contohnya seperti tempat cuci tangan dan masker harus disiapkan oleh sekolah. Jadi tidak mendadak," ucapnya.

Selain itu, kata dia, aspek yang lainnya juga harus disiapkan, terutama dalam hal persetujuan dari orang tua siswa terkait pelaksanaan KBM tatap muka tersebut.

"Itu juga (persetujuan orang tua) memang harus dipertimbangkan terkait KBM tatap muka itu," kata Eka.

Namun, persetujuan orang tua tak serta merta KBM tatap muka bisa dilaksanakan. 

Baca juga: Respons Serikat Buruh Terkait Telah Disahkannya UU Cipta Kerja oleh Presiden, Demo Akan Lebih Masif

Baca juga: Geng Motor Beraksi di Sumedang, Ditanya Mau ke Mana Malah Bacok Kepala Pakai Samurai dari Belakang

Eka mengatakan, terkait persetujuan KBM tatap muka itu bisa digelar atau tidak saat pandemi Covid-19 tergantung dari keputusan pemerintah daerah setempat itu sendiri.

"Pertimbangan terkait KBM tatap muka ini, bisa dilakukan sesuai SKB empat menteri. Tapi, yang punya kewenangan menyetujui atau tidak menyetujianya itu daerah setempat melalui Satgas Covid-19," katanya.

Baca juga: Fakta Baru Anggota Moge Bandung Keroyok TNI di Bukittinggi, Ternyata Ada Polisi yang Dikacangin

Terkait persiapannya, kata Eka, Kabupaten Sumedang sudah melakukan uji coba KBM tatap muka di dua sekolah, yakni di SMAN Tanjungjerta dan SMA Al-Mustifa di Kecamatan Pamulihan.

"Nanti dari kedua sekolah tersebut akan dilihat perkembangannya. Seandainya bagus, maka akan dipertimbangkan (uji coba) di sekolah lain untuk jenjang yang sama," ucap Eka. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved