Breaking News:

Penanganan Virus Corona

Positif Covid-19? Begini Alur Penanganan Pasien Corona Virus

Penanganan pasien positif COVID-19 yang tidak bergejala akan diimbau untuk isolasi mandiri di rumah atau di RS Darurat

istimewa
ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -Seseorang dari zona merah atau kontak dengan pasien positif COVID-19 termasuk suspek yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab.

Jika hasilnya positif, penatalaksanaan pasien dilakukan berdasarkan gejala atau tanpa gejala yang dialami.

Plt. Dirjen Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI Prof. Kadir mengatakan pasien yang kofirmasi positif COVID-19 kemungkinan tidak mengalami gejala dan mengalami gejala sedang atau sakit berat.

Baca juga: Delapan Polisi yang Amankan Aksi Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Dinyatakan Positif Covid-19

''Penanganan pasien yang konfirmasi positif COVID-19 ini berdasarkan gejala berat atau ringan. Tidak semua pasien pelayanannya sama,'' katanya saat Konferensi Pers secara Daring di Jakarta, Jumat (16/10) dikutip Tribun dari siaran pers Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, Minggu (17/10/2020).

Penanganan pasien positif COVID-19 yang tidak bergejala akan diimbau untuk isolasi mandiri di rumah atau di RS Darurat.

Isolasi minimal 10 hari sejak ditegakkan diagnosis.

Setelah isolasi 10 hari maka pasien dinyatakan selesai isolasi.

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Rangga, Bocah Pemberani dari Aceh, Meninggal Derajatnya Syahid

Lain hal nya dengan pasien positif COVID-19 dengan gejala sakit ringan-sedang.

Pasien diimbau untuk isolasi mandiri di rumah, RS Darurat, RS, maupun RS Rujukan COVID-19.

Isolasi minimal 10 hari sejak munculnya gejala ditambah 3 hari bebas demam dan gejala pernapasan.

Halaman
123
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved