Selasa, 19 Mei 2026

Virus Corona

Penjelasan Dokter Masker Scuba dan Buff Tak Efektif Cegah Virus Corona, Hanya 3 Jenis yang Ampuh

Biasanya masker itu dipakai oleh tenaga medis yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Tayang:
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Pengunjung membeli masker kain berbagai motif di salah satu stan pada gelaran Pasar Kreatif Bandung 2020 di Paris Van Java, Jalan Sukajadi, Kota Bandung, Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNJABAR.ID - Dokter Kompaas Gramedia dr Hardja Widjaja mengatakan hanya ada tiga jenis masker yang dapat mencegah penularan Covid-19.

Adapun masker jenis scuba dan buff dipastikan tidak efektif dalam mencegah penularan Covid-19.

Dua jenis masker ini tidak dapat halangi droplet bersin atau batuk.

Keren! Ini Penampakan Airbus A330-900 Neo Garuda Indonesia Memakai Masker

Di Hari Batik Nasional, Desainer Batik Dinni Adrian Membagikan Masker Batik Kepada Jurnalis

Bukan Cuma Antimikroba, Disebut Hampir Sama dengan Masker Medis, Ini Kelebihan Masker Sutra

Hal itu dikatakan dr Hardja dalam talk show bertema "Ingat Pesan Ibu" yang ditayangkan Wartakotalive.com (Tribunnews.com Network), Jumat (9/10/2020).

Menurtu dr Hardja, tiga jenis yang dapat mencegah penularan Covid-19 itu adalah masker N95, masker bedah atau masker medis, dan masker kain.

 

Dari ketiga jenis masker itu, masker N95 merupakan masker yang paling efektif dalam mencegah penularan Covid-19.

Sebab, selain memiliki filterisasi, jenis masker itu juga sangat rapat saat dipakai.

Biasanya masker itu dipakai oleh tenaga medis yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

 

"Tapi masker itu tidak dianjurkan untuk orang awam karena terlalu rapat dan pemakaian harus benar-benar mengerti. Jadi enggak bisa asal juga," ujar dokter Hardja.

Selain masker N95, masker bedah juga dapat tangkal penularan Covid-19.

Sebab masker bedah memiliki tiga lapisan yang dapat cegah penularan Covid-19. Lapisan luar masker yang berwarna hijau dapat cegah dproplet masuk.

Lapisan kedua dapat memfilter virus masuk dan lapisan ketiga dapat mencegah droplet dari si pemakai masker keluar.

"Jadi masker bedah ini dapat mencegah virus masuk dan keluar," jelas dokter yang sudah berkecimpung 40 tahun lebih di dunia medis itu.

Namun, sayangnya karena sifatnya yang sekali pakai, pemakaian masker medis yang terlalu besar dikhawatirkan membuat jumlahnya semakin langka.

Talk show Ingat Pesan Ibu dihadiri oleh dokter Kompas Gramedia, dr Hardja Widjaja
Talk show Ingat Pesan Ibu dihadiri oleh dokter Kompas Gramedia, dr Hardja Widjaja (Wartakota/Desy Selviany)

Sehingga untuk mengatasinya, masker kain dapat menjadi solusi efektif dalam penggunaan sehari-hari masyarakat.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved