Sabtu, 30 Mei 2026

Ini 4 Penyebab Produksi Air Susu Ibu Berlebih

Selain itu, kondisi ini juga bisa menyakitkan bagi sang ibu karena pengeluaran ASI tidak sempurna.

Tayang:
Dok. Tribun Jateng
Menata stok air susu ibu (ASI) 

TRIBUNJABAR.ID - Selain banyak ibu yang mengeluhkan produksi air susu (ASI) yang macet atau terlalu sedikit, tak jarang juga ibu menyusui mengalami produksi ASI berlebih.

Kondisi produksi ASI berlebih ini dikenal dengan istilah sindrom hiperlaktasi.

Produksi ASI itu melebihi kebutuhan bayi.

Sekilas mungkin produksi ASI yang banyak ini terlihat seperti anugerah.

Padahal, kondisi ini juga dapat menjadi tantangan yang cukup berat bagi ibu dan bayi pada proses menyusui.

Masalahnya, bukan terletak pada pemenuhan ASI bagi si buah hati, tapi pada proses menyusui itu sendiri.

Tak jarang kondisi hiperlaktasi membuat si kecil tersedak saat menyusu.

Selain itu, kondisi ini juga bisa menyakitkan bagi sang ibu karena pengeluaran ASI tidak sempurna.

Lebih jauh lagi, ASI berlebih bisa menyebabkan infeksi payudara atau mastitis dan abses payudara.

Ada beberapa penyebab dari kondisi ini seperti dilansir dari Mayo Clinic.

1. Manajemen menyusui yang kurang tepat

Produksi ASI selalu berkaitan dengan supply and demand.

Artinya, produksi ASI berkaitan dengan rangsangan dari luar.

Manajemen menyusui yang kurang tepat dapat menimbulkan kondisi hiperlaktasi.

Misalnya saja, Anda terlalu sering memerah ASI.

Hal tersebut direspons oleh tubuh dan otak sebagai peningkatan kebutuhan.

Inilah yang kemudian menyebabkan produksi ASI terlalu banyak.

Selain itu, pelekatan yang tidak tepat sehingga pengosongan payudara kurang sempurna juga bisa menjadi penyebabnya.

Payudara yang tidak dikosongkan dengan sempurna membuat tubuh merespons dengan peningkatan jumlah ASI.

2. Kelebihan hormon prolaktin dalam darah

Hormon prolaktin adalah hormon yang merangsang produksi ASI.

Ketika hormon ini berlebih dalam darah, terjadi hiperprolaktinemia yang mengakibatkan hiperlaktasi.

3. Kecenderungan bawaan

ASI diproduksi dan disimpan dalam kelenjar alveoli sebelum melewati saluran payudara diteruskan ke puting susu hingga akhirnya sampai pada bayi.

Jumlah kelenjar alveoli setiap perempuan berbeda-beda.

Pada perempuan dengan jumlah kelenjar yang cukup banyak bisa menyebabkan hiperlaktasi.

4. Konsumsi obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan dapat menyebabkan hiperlaktasi.

Ini karena obat-obatan tersebut memicu terjadinya perubahan kadar hormon yang kemudian menghasilkan jumlah susu berlebih.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Penyebab Ibu Mengalami ASI Berlebih"

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved