Terungkap, Motif ODGJ di Sukamaju Kaler Mengamuk dan Bunuh Tetangga, Korban Pernah Merukyah
Diberitakan sebelumnya, UW yang diduga menderita gangguan jiwa sejak tujuh tahun lalu, tiba-tiba mengamuk, Rabu (2/9) malam.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Kasus orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ yang mengamuk dan menusuk tetangga di Sukamaju Kaler Tasikmalaya akhirnya diketahui motifnya.
Pelaku mengungkapkan motifnya setelah tersadar dari gangguan jiwa yang menyerang. ( orang dengan gangguan jiwa mengamuk di Sukamaju Kaler, tewaskan Dede Eman )
Kasatreskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman, mengungkapkan, kendati diduga mengidap gangguan jiwa, UW tersangka pelaku penusukan terhadap tetangganya yakni ibu dan anak hingga anak tewas sempat mengungkap motifnya.
"Ada dua motif sesuai pengakuan UW ketika dia sedang bicara normal," kata Yusuf Ruhiman, di Mapolresta Tasikmalaya, Kamis (3/9) sore.
Memang, kata Yusuf, saat menjalani pemeriksaan UW terkadang memberikan jawaban yang tidak nyambung.
Tapi terkadang juga nyambung.
"Nah ketika kami tanya motifnya, ada dua. Pertama ia mengaku menerima bisikan gaib bahwa korban akan membunuh ibu UW. Makanya ia berinisiatif hendak menghabisi Siti," ujar Yusuf.
Motif kedua diduga dendam kepada korban, karena korban pernah merukiyah UW.
"Katanya sempat merukiyah yang membuatnya tidak suka, dan akhirnya mengamuk menyerang kedua korban," kata Kasatreskrim.
Diberitakan sebelumnya, UW yang diduga menderita gangguan jiwa sejak tujuh tahun lalu, tiba-tiba mengamuk, Rabu (2/9) malam.
Sambil mengacung-acung pisau dapur, UW mendatangi rumah korban, Siti Maesaroh (53).
Namun saat akan menyerang Siti, anak Siti yang bernama Dede Eman (34) berupaya menghadang.
Namun fatal akibatnya, Dede malah terkena tusukan di ulu hati dan langsung ambruk bersimbah darah.
Siti yang ketakutan dan syok melihat anaknya ambruk juga tak berdaya menahan amukan UW.