Breaking News:

Satu Napi Teroris Kelompok JAD Cirebon Bebas di Hari Kemerdekaan, Orang Tuanya Bahagia

Seorang narapidana terorisme yang menjalani hukuman di Lapas Banceuy, Shandy Achmad Prayoga (22), bebas ‎bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Ke-75 RI.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Giri
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Shandy Achmad Prayoga (22) bebas ‎bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan Indonesia, Senin (17/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seorang narapidana terorisme yang menjalani hukuman di Lapas Banceuy, Shandy Achmad Prayoga (22), bebas ‎bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia, Senin (17/8/2020).

Surat pembebasannya dia terima dari Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Imam Sujudi, di LPKA Bandung, Jalan Pacuan Kuda di hadapan Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, dan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Shandy dipidana selama 2 tahun 8 bulan pada 2018 karena keterlibatannya dalam jaringan terorisme Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Cirebon.

Pada momen kerusuhan di Mako Brimob, dia bersama tujuh anggotanya sesama JAD Cirebon, hendak bergabung dengan JAD Bekasi untuk membantu napi terorisme di Mako Brimob.

"Alhamdulillah hari ini bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia saya bisa bebas," ujar Shandy di LPKA Bandung.

Sejak ditahan dan divonis, dia sempat menjalani hukuman di Lapas Gunung Sindur.

Sebelum bebas, sesuai aturan, dia harus berikrar setia pada NKRI, Pancasila, dan Undang-undang Dasar 1945.

"Ya, saya sudah berikrar setia. Setelah bebas, mau kembali bersama orang tua," ujar Shandy.

Pada hari kebebasannya, dia kedua orang tuanya.

Video Viral, Donald Trump Gagal Gandeng Tangan Melania, Padahal Dua Kali Mencoba

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved