Breaking News:

Spanduk Hitam Berisi Kalimat Memohon Pertolongan Terpasang di Gedung Eks Pusat Perbelanjaan Banceuy

Spanduk bertuliskan kalimat memohon pertolongan Wali kota Bandung, Oded M. Danial, menggantung di satu bangunan di Kota Bandung.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Cipta Permana
Spanduk terpasang di bangunan bekas pusat perbelanjaan di Jalan Banceuy, Kota Bandung, Jumat (10/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Spanduk hitam besar dengan logo senjata tradisional masyarakat Sunda yakni kujang serta bertuliskan kalimat memohon pertolongan Wali kota Bandung, Oded M. Danial, menggantung di bangunan eks pusat perbelanjaan di kawasan Jalan Banceuy, Jumat (10/7/2020).

Dari isi kalimat tersebut, pemohon bantuan diketahui merupakan para karyawan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Karyawan PT Interna Permai. Mereka mengadukan nasib karena tidak dibayarkan upahnya selama delapan bulan oleh perusahaan yang menaunginya.

"Sampurasun, Mang Oded, nyuhunkeun pitulung, sim abdi sadaya karyawan karyawan PT. Interna Permai, salami dalapan sasih ka pengker dugi ka kiwari atos teu nampi upah sasihan.
Abdi neda ka Bapak Walikota anu ku abdi dipikahareup bantosanna sangkan PT. Interna Permai aya pertanggung jawabannana. Hatur Nuhun Mang Oded. Forum Komunikasi Karyawan PT. Interna Permai (permaiinterna@gmail.com)," demikian isi tulisan dalam spanduk hitam tersebut.

Tante Ernie Pemersatu Bangsa Bagikan Tips Sehat Tapi Tetap Makan Nasi, Lihat Foto-foto Body Goalnya

Seorang juru parkir di sekitar lokasi di Cikapundung, Abah (68), mengaku, spanduk tersebut dipasang oleh beberapa orang sejak Kamis (9/7/2020) sore.

"Tos aya ti kamari ge eta mah (spanduk), nu masangna aya sababaraha urang, aya istri sareng pameget ti luhur (Sudah ada dari kemarin juga itu spanduk, yang masangnya ada beberapa orang perempuan dan laki-laki dari atas gedung)," ujarnya menjelaskan di sela kegiatannya di Jalan Cikapundung, Jumat (10/7/2020).

Setelah ditelusuri, pemasang spanduk sekaligus pemohon diketahui masih berada di dalam gedung bangunan yang sudah tidak lagi digunakan sebagai pusat perbelanjaan tersebut.

Terdapat delapan orang yang merupakan karyawan dari PT Interna Permai yang berharap adanya bantuan dari Wali Kota Bandung, untuk menyelesaikan pembayaran hak mereka, setelah dilakukan pemutusan kerja sepihak oleh perusahaan yang telah menjadi mitra kerja sama dari Pemkot Bandung dalam mengelola kegiatan ekonomi di bangunan tersebut selama 30 tahun atau sejak tahun 1985.

"Dipasangkannya spanduk ini karena kami sudah tidak tahu lagi harus mengadu dan memperjuangkan nasib hak kami kepada siapa. Sebab perusahaan yang merupakan tempat kami bekerja sudah tidak peduli lagi terhadap nasib kami. Meskipun sudah diperingatkan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung dan juga oleh BPJS Ketenagakerjaan untuk segera membayarkan upah kami yang tertunggak," ujar juru bicara Forum Komunikasi Karyawan PT Interna Permai, Jusuf Sastrawidjaja, saat ditemui di dalam bagunan eks pusat perbelanjaan tersebut, Jumat (10/7/2020).

Bahkan, menurutnya, upaya pengaduan terakhir kali yang mereka lakukan yaitu berkirim surat disertai dokumen bukti pelanggaran yang dilakukan perusahaan kepada Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, melalui Bagian Tata Usaha Pimpinan Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Bandung, pada 14 Februari 2020 lalu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved