Si Abah Mulai Nyaman dan Makan Lahap di Kebun Binatang Bandung, Hari Ini Dibius

Si Abah, macan tutul penguasa Gunung Sawal yang masuk perangkap warga keadaannya baik-baik saja di Kebun Binatang Bandung.

Istimewa/BKSDA Wil III Jabar di Ciamis
Si Abah, macan tutul di Gunung Sawal 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Si Abah, macan tutul penguasa Gunung Sawal yang masuk perangkap warga keadaannya baik-baik saja di Kebun Binatang Bandung.

Si Abah masuk ke kebun binatang sejak Jumat (26/6/2020) malam karena kondisinya tak bagus setelah masuk perangkap di Blok Cilumpang Desa Cikupa Lumbung Ciamis Kamis (25/6/2020) pukul 06.00.

Kini, si Abah semakin tenang dan tidak terlalu stres.

Bahkan sepanjang Minggu (28/6/2020), macan tua berusia 12 tahun tersebut mulai makan lahap. Sebanyak 0,5 kilogram daging ayam dan 0,4 kilogram daging sapi serta seekor ayam hidup seberat 3 ons ludes disantap si Abah.

“Mungkin sudah mulai tenang dan tidak terlalu stres. Si Abah makannya mulai banyak,” ujar Kabid BKSDA Wilayah III Jabar di Ciamis, Andi Witria, kepada Tribun, Senin (29/6/2020).

Hari Senin (29/6/2020), si Abah terpaksa dipuasakan, tidak diberi makan karena Selasa (30/6/2020) harus menjalani pembiusan dan general check up yang ditangani tim dokter hewan dari Kanwil BKSDA Jabar.

Macan tutul jawa (Phantera pardus melas) yang diberi nama Si Abah tersebut masuk perangkap karangkeng besi yang dipasang warga di Blok Cilumpang Desa Cikupa, Kecamatan Lumbung Ciamis.

Yamaha Luncurkan Varian Warna Terbaru Motor Matic FreeGo, Berikut Perincian Harganya

Warga kampung sekitar hutan Gunung Sawal tersebut sempat resah karena selama empat bulan terakhir banyak ternak domba, anjing, dan ayam yang raib diduga dimangsa binatang buas.

Si Abah Dimasukkan Kandang Khusus Kebun Binatang Bandung, Akan Ditangani Tim Konservasi

Warga pun memasang perangkap karangkeng besi. Ternyata Kamis (25/6) pagi tersebut si Abah lah yang terjebak masuk perangkap.

Presiden Jokowi Keluarkan Tanda Reshuffle Kabinet, Ini Respons Partai Pendukung

Keberadaan si Abah mudah dikenali karena di lehernya terpasang kalung radio collar (chips). Si Abah dua tahun sebelumnya, September 2018, pernah masuk perangkap di tempat yang sama dan kemudian dilepasliarkan ke habitatnya hutan Gunung Sawal setelah sebelumnya dipasangi kalung radio collar. (*)   

Penulis: Andri M Dani
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved