Breaking News:

Dua Anak Pendiri Sunda Empire Tak Punya Kewarganegaraan, Sudah 3 Kali Menegaskan Bukan WNI

Agung mengatakan pihaknya telah mewawancarai Fathia Reza dan Lamira Roro tiga kali.

Editor: Ravianto
istimewa
13 Tahun Dua Warga Bandung Ditahan di Malaysia, Susah Pulang karena Ngotot Warga Sunda Empire 

TRIBUNJABATR.ID, JAKARATA - Dua anak pendiri Sunda Empire ternyata mendekam di tahanan imigrasi Malaysia sejak 2007.

Hal itu dibenarkan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Keduanya ditahan karena melanggar aturan keimigrasian Malaysia dengan membawa paspor Sunda Empire yang tidak diakui otoritas Malaysia.

“Saudari Fathia Reza (36) dan saudari Lamira Roro (34) memang ada di tahanan Imigrasi Malaysia sejak tahun 2007,” ujarnya, Jumat (19/6/2020).

Agung mengatakan KBRI Kuala Lumpur dan KJRI Kuching pernah mewawancarai Fathia Reza dan Lamira Roro untuk menglarifikasi status kewarganegaraan mereka.

Namun, mereka menolak mengaku sebagai warga negara Indonesia (WNI) dan tetap bersikukuh mengaku sebagai warga negara Sunda Empire.

“Imigrasi Malaysia menyatakan status mereka sebagai stateless (tanpa kewarganegaraan),” ungkap Agung.

Agung mengatakan pihaknya telah mewawancarai Fathia Reza dan Lamira Roro tiga kali.

Namun kedunya terus tidak mengakui dirinya sebagai WNI.

“Mereka ketika ditanya tidak mau mengaku sebagai WNI. Maunya diakui sabagai warga negara Sunda Empire. Ini sudah dilakukan setidaknya tiga kali interview,” ujar Agung.

Dalam dakwaan saat persidangan bahwa Sunda Empire dibentuk Nasri Banks untuk memulangkan kedua anaknya yang bernama Fathia Reza dan Lamia Roro yang ditahan di Malaysia pada 2007 karena kedapatan membawa paspor Kerajaan Sunda.

Rd Setiawati (47), kakak kandung terdakwa Rd Ratnaningrum, membenarkan bahwa Fathia Reza dan Lamia Roro adalah anak dari adik kandungnya hasil pernikahan dengan Nasri Banks, pensiunan PNS guru.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved