Jelang New Normal, Puluhan Personel Ditpolairud Polda Jabar Ikuti Pelatihan Patroli Wilayah Perairan
Puluhan personel Ditpolairud Polda Jabar tampak mengikuti pelatihan patroli wilayah perairan, Kamis
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Puluhan personel Ditpolairud Polda Jabar tampak mengikuti pelatihan patroli wilayah perairan, Kamis (11/6/2020).
Direktur Polairud Polda Jabar, Kombes Pol Widihandoko, didampingi Instruktur Lapangan, Bripka Arifai, mengatakan, pelatihan itu dilaksanakan selama tiga hari sejak Selasa (9/6/2020).
Pelatihan tersebut berlangsung di sejumlah lokasi, yakni Aula Mako Ditpolairud Polda Jabar di Jalan Kapten Samadikun, Kota Cirebon, dan Pelabuhan Cirebon.
Menurut dia, kegiatan itu dalam rangka persiapan menjelang diberlakukannya new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).
• Bansos Covid-19 Pemprov Jabar Hanya Sampai Bulan Juli 2020, Berharap Ekonomi Bangkit Lagi
"Saat new normal tempat wisata perairan akan dibuka lagi sehingga SOP-nya juga akan berbeda dari sebelumnya," kata Widihandoko saat ditemui usai kegiatan.
Ia mengatakan, dalam pelatihan itu para personel yang nantinya bertugas di lapangan diberikan pemahaman mengenai SOP pengamanan lokasi wisata perairan.
Di antaranya, mengenai penerapan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 di obyek wisata.
Para petugas harus gencar menyosialisasikan mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan itu kepada wisatawan yang datang.
"Agar para wisatawan ini merasa aman dan nyaman saat mengunjungi obyek wisata," ujar Widihandoko.
• Dede Yusuf Gandeng Mantan Pemain Persib Bandung untuk Berbagi Tips Olahraga di Saat Pandemi
Para peserta pelatihan tersebut terdiri dari 12 personel dari Polres jajaran Polda Jabar dan 13 petugas Ditpolairud Polda Jabar.
Pelatihan itu diawali pemaparan kondisi geografis obyek wisata di setiap wilayah oleh para peserta.
Selanjutnya instruktur pelatihan akan menyampaikan mengenai SOP pengamanan lokasi wisata yang harus dilakukan.
Bahkan, para peserta juga turut melakukan simulasi patroli dan pengamanan wilayah di perairan Cirebon.
Sebab, menurut Widihandoko, setiap wilayah mempunyai karakteristik yang berbeda sehingga penangannnya juga harus disesuaikan kondisinya masing-masing.