Virus Corona di Jabar

Cluster Pasar Antri Cimahi Dikhawatirkan Menyebar ke Pasar Atas, Rapid Test Langsung Digelar

Menurutnya, tes tersebut dilakukan karena ada potensi penyebaran dari klaster Pasar Antri ke pasar lainnya.

Tribun Jabar/Zelphi
ANTRE - Petugas mengukur suhu tubuh pengunjung di pintu masuk utama Pasar Atas Baru, Jalan Kolonel Masturi, Kota Cimahi, Sabtu (9/5/2020). Pasar Atas Baru Kota Cimahi memberlakukan kuota pengunjung sebanyak 250 orang dalam satu periode berbelanja dengan waktu belanja selama 30 menit. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Pemerintah Kota Cimahi terus melakukan rapid test untuk pedagang Pasar Atas dan Pasar Antri untuk memetakan penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19.

Rapid test yang dilaksanakan di area Pasar Atas Cimahi, pada Minggu (31/5/2020) itu juga sebagai tindak lanjut untuk mengetahui penyebaran Covid-19 dari cluster Pasar Antri yang saat ini masih belum diketahui penyebarannya.

Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi Harjono mengatakan, total pedagang di Pasar Atas dan Pasar Antri yang melakukan rapid test itu jumlahnya mencapai 200 orang.

"Total ada 200 pedagang yang ikut rapid test, tapi diutamakan untuk yang di Pasar Antri," ujar Harjono saat dihubungi, Minggu (31/5/2020).

Menurutnya, tes tersebut dilakukan karena ada potensi penyebaran dari klaster Pasar Antri ke pasar lainnya.

Sebab, pembeli tidak menutup kemungkinan berpindah tujuan belanja setelah Pasar Antri ditutup sejak 24 Mei selama 14 hari.

"Setelah Pasar Antri ditutup, jadi harus diantisipasi potensi penyebaran Covid-19 di pasar lainnya," kata Harjono.

Untuk saat ini, pihaknya masih menunggu hasil swab test ke dua yang dilakukan terhadap 130 orang warga dan pedagang di Pasar Antri Cimahi.

Sementara hasil swab test pertama, kata Harjono, sudah keluar dan dua orang warga dinyatakan positif Covid-19.

"Untuk swab test pertama yang jumlahnya 78 pedagang, hasilnya sudah keluar, dua orang positif sisanya negatif," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dinas Kesehatan Kota Cimahi juga melaksanakan Mobile test di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat terhadap 24 orang ojol, serta di Superindo Cibabat dilakukan terhadap 50 orang pengunjung.

Mobile test yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Cimahi ini diharapkan dapat menjangkau titik-titik kumpul kerumunan masyarakat Kota Cimahi agar mata rantai penyebarannya bisa diputus.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved