Sabtu, 11 April 2026

Beredar Kabar Ratusan Telur Bantuan Provinsi Busuk, Ini Kata Dinsos Garut

Beredar kabar ratusan telur bantuan provinsi busuk, ini kata Dinsos Garut.

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: taufik ismail
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Ilustrasi telur. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut mengaku tak mengetahui perihal adanya ratusan kilogram telur bantuan gubernur yang busuk.

Penyediaan dan pendistribusian barang, tak menjadi wewenang Dinsos.

"Kami hanya diminta untuk memberikan masukan data KPM (keluarga penerima manfaat) yang akan mendapatkan bantuan tersebut," ujar Kadinsos Garut, Ade Hendarsyah, Senin (11/5/2020).

Pendistribusian bantuan gubernur, lanjutnya, dilakukan Perum Bulog dan PT Pos.

Pihaknya sama sekali tak dilibatkan dalam pengadaan barang.

Ia pun tak mengetahui kebenaran informasi soal ratusan kilogram telur yang busuk.

Dari data di PT Pos, terdapat 47 ribu KPM di Garut yang alan menerima bantuan tersebut.

Namun pihaknya mewanti-wanti agar PT Pos melakukan pemadanan data KPM.

"Ada perbedaan data di kami dengan data di provinsi. Jadi harus dikaji lagi," katanya.

Dalam data KPM di provinsi, ditemukan warga yang sudah menerima bantuan lain, seperti BPNT dan PKH. Padahal tidak boleh menerima bantuan kembali.

"Selain itu, ada juga warga yang sudah meninggal dan yang tidak ada di tempat yang juga masih masuk dalam daftar KPM. Makanya kami minta untuk diperiksa lagi datanya," ucapnya.

Ade mengakui jika pihaknya telah mengirim surat resmi ke PT Pos.

Ia meminta agar bantuan disalurkan secepatnya apabila data sudah selesai.

"Kalau di lapangan masih terjadi tumpang tindih bantuan, maka pihaknya meminta agar PT Pos membuat berita acara dan bantuan jangan dipaksakan untuk diberikan," ujarnya.

Sebelumnya, informasi ratusan kilogram telur bantuan gubernur yang membusuk beredar luas.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved