BI Siapkan Rp 157,96 Triliun Sambut Lebaran, 3.742 Bank Siap Layani Penukaran Uang, Begini Aturannya

Bank Indonesia (BI) berkomitmen menyiapkan kebutuhan uang tunai (outflow) yang diprakirakan sebesar Rp 157,96 triliun

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI: Warga menukar uang pecahan di mobil kas keliling di Kota Bandung, Senin (21/5/2018). Tahun ini tidak ada mobil kas keliling, penukaran dilakukan di kantor bank cabang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bank Indonesia (BI) berkomitmen menyiapkan kebutuhan uang tunai (outflow) yang diprakirakan sebesar Rp 157,96 triliun pada periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Jumlah ini turun sebesar 17,7% (yoy) dibandingkan periode tahun lalu.

Kebutuhan tersebut telah memerhatikan antisipasi kebutuhan selama bulan Ramadan, libur Idulfitri, serta kebijakan dan stimulus Pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi COVID-19, termasuk pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB).

PKK Aktifkan Gerakan Nasi Bungkus se- Jabar, Seiring Penerapan PSBB Serentak di Jawa Barat

Dikutip Tribunjabar.id dari siaran Pers Bank Indonesia, Kamis (8/5/2020) disebutkan, kebutuhan uang tunai (outflow) tertinggi pada periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini terjadi di daerah Jabodetabek yang diprakirakan sebesar Rp 38,0 triliun.

Dalam mencegah perluasan penyebaran COVID-19, BI senantiasa mengimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QR Code Pembayaran dengan standar QRIS (QR Code Indonesian Standard).

Berbeda dari tahun sebelumnya, memerhatikan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat dalam memitigasi penyebaran COVID-19, layanan penukaran uang kepada masyarakat yang biasanya disediakan melalui penyediaan penukaran di lokasi umum seperti pasar tradisional, maka pada tahun ini hanya disediakan melalui loket di bank.

Terkait hal tersebut, BI telah berkoordinasi dan meminta perbankan, agar dalam memberikan layanan dimaksud menegakkan protokol pencegahan COVID-19 pada masa PSBB secara ketat yang telah ditetapkan Pemerintah.

Protokol dimaksud antara lain penggunaan masker, pemindaian suhu tubuh, dan penerapan physical distancing.

Jasad ABK asal Indonesia yang bekerja di kapal China Dilarung ke Laut, Susi Pun Angkat Bicara

Penukaran untuk masyarakat akan dilayani oleh 3.742 Kantor Cabang (KC) bank di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 344 KC bank di daerah Jabodetabek dan 3.398 KC bank di wilayah luar Jabodetabek terhitung mulai dari tanggal 29 April sampai dengan 20 Mei 2020.

BI mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol pencegahan COVID-19 dan memerhatikan kebijakan pelaksanaan PSBB yang diterapkan Pemerintah Daerah setempat.

BI juga senantiasa berkoordinasi dengan perbankan dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) guna memastikan tersedianya uang yang layak edar dan terus mengedukasi masyarakat tentang kedisplinan dalam menjaga higienitas saat bertransaksi dengan uang tunai guna memitigasi penyebaran COVID-19. (siti fatimah)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved