J&C Cookies Tidak Bisa Berproduksi Maksimal karena Pandemi Corona

General Manager J&C Cookies, Farhan Basyir, mengatakan perbedaan produksi kue pasti ada karena kebijakan dan peraturan pemerintah terkait pandemi.

ISTIMEWA
EMPON-empon cookies varian baru dari J&C Cookies. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menjelang Lebaran, biasanya berbagai kue kering dan camilan menjadi buruan masyarakat. Sayang, usaha  kue kering saat ini tidak maksimal karena berada di tengah pandemi virus corona.

Hal ini juga dirasakan oleh J&c Cookies. Kalau tahun sebelumnya bisa memproduksi banyak kue, tahun ini memang berbeda.

General Manager J&C Cookies, Farhan Basyir, mengatakan perbedaan produksi kue pasti ada karena kebijakan dan peraturan pemerintah terkait pandemi Covid-19.

"Seperti kebijakan social atau physical distancing yang menyebabkan kami tidak bisa memproduksi sesuai dengan kapasitas maksimal," ujar Farhan Basyir saat dihubungi Tribun, Kamis (24/4/2020).

Selain itu kelangkaan beberapa jenis bahan baku, dikatakan Farhan, menjadi hambatan lain.

Untuk kue, kata Farhan, ada perubahan jenis yang diproduksi. "Memang ada beberapa yang awalnya akan kami produksi, termasuk jenis kue lain dari Nusantara Series, yang akan kami keluarkan musim Lebaran tahun ini," ucapnya.

Oleh karena itu J&C mengeluarkan empon-empon cookies yang merupakan bagian dari Nusantara Series. Kue-kue yang sebelumnya sudah dirilis yaitu jengkies (jengkol cookies), ripet (teri pete cookies) dan geprek cookies.

J&C Cookies Hadirkan Empon-empon Cookies untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Nusantara Series ini dapat dipesan juga secara online melalui situs kami di jnc.co.id atau bisa didapatkan di outlet-outlet kami yang masih beroperasi seperti outlet Jalan RE Martadinata No 123 (Bober Café), outlet Bojongkoneng Atas No 8 A, dan outlet Batununggal (Pasar Modern RD 07).

Lebih dari 200 Sampel Covid-19 Harus Dites Setiap Hari, IDI Depok Usul Ini kepada Pemerintah

"Semoga kue ini bisa dikonsumsi oleh semua kalangan dan bisa menjadi solusi juga bagi mereka yang tidak terlalu suka dengan mengonsumsi ramuan atau jamu-jamuan, tapi kini bisa menikmatinya dalam bentuk kue kering," ujarnya. (*)

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved