Pengusaha Katering, Saat Pandemi Virus Corona, Terima Pesanan untuk Donasi Tidak Hitung Keuntungan

DESTINY Catering terpaksa merumahkan 135 orang karyawannya karena pesanan banyak yang tertunda dan dibatalkan.

Istimewa
Derry Septiadi (52), pemilik Destiny Catering 

DESTINY Catering terpaksa merumahkan 135 orang karyawannya karena pesanan banyak yang tertunda dan dibatalkan.

Perusahaan katering yang berada di Jalan Srimahi ini kini hanya mengerjakan 7 karyawan untuk donasi bagi paramedis di ke RS Hasan Sadikin Bandung.

"Untuk pesanan donasi, kami tidak memperhitungkan uangnya. Kami senang bisa membantu," kata Derry Septiadi, pemilik Destiny Catering, kepada Tribun lewat telepon, Selasa (14/4).

Perusahaan katering milik Derry ini harus berjuang agar tetap hidup. Selain menerima pesanan untuk donasi, Destiny mencoba membuat menu-menu rumahan untuk orang-orang yang harus tinggal di rumah.

Menurut Derry, menyiapkan katering untuk harian hasilnya memang ada, tapi tidak banyak. Derry merasa kateringnya harus bersaing ketat dengan restoran yang menawarkan layanan take away.

Pada masa pandemi virus corona ini, Derry sangat merasakan dampaknya. Dia menyebut penurunannya bisa mencapai 80-90 persen dari omzet yang biasa mereka terima.

Perusahaan katering yang juga mengalami penurunan pesanan adalah Wins Catering. Katering ini pun sama dengan Destiny melayani katering untuk pernikahan, nasi boks, dan katering sekolah.

"Katering kami benar-benar terganggu. Semua order nikahan, instansi, kampus, dan sekolah dibatalkan, ada sebagian yang di-pending menunggu kasus Covid-19 selesai," kata Ila Susilawati (35), pemilik Wins Catering, kepada Tribun melalui WhatsApp, Selasa (14/4).

Tanpa menyebut omzet sebelumnya, Ila mengatakan omzet kateringnya menurun hingga 90 persen. Termasuk pesanan untuk makanan ringan murid Play Group dan Taman Kanak Gagas Ceria di Jalan Malabar, Kota Bandung.

"Selain itu, kami memasok makanan ringan dan makan siang murid SD Gagas Ceria. Totalnya dengan anak PG dan TK sebanyak 200 murid. Sekarang berhenti dulu," kata Ila.

Halaman
1234
Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved