Virus Corona di Jabar
Dinkes Garut Masih Telusuri Warga yang Kontak dengan Pasien Positif Covid-19 yang Pertama
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Garut terus melakukan pelacakan terhadap warga yang melakukan kontak erat dengan kasus positif Covid-19
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Garut terus melakukan pelacakan terhadap warga yang melakukan kontak erat dengan kasus positif Covid-19 pertama atau KC-1.
Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat juga mulai berkurang.
Jubir Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Garut, Ricky Rizki Darajat, menyatakan, telah memeriksa enam orang yang memiliki kontak erat berisiko tinggi dengan KC-1. Keenam orang itu langsung melaksanalan rapid test.
• Warga di 5 Kecamatan di Garut Tak Boleh Keluar Rumah, Pasar Wanaraja Ditutup
"Kami sudah melaksanakan tracing lanjutan kepada kontak erat risiko tinggi dengan KC-1. Hasil rapid test keenamnya dinyatakan negatif," ujar Ricky, Rabu (1/4/2020).
Total sudah ada 34 orang yang telah menjalani rapid test.
Pihaknya juga terus melakukan penelusuran kepada orang yang pernah kontak dengan KC-1.
KC-1 kini sudah menjalani hari ke-10 perawatan di ruang isolasi.
Artinya tinggal menunggu hari ke-14 dan 15 untuk diambil sampel ulang.
"Pengambilan sampel ulang untuk memastikan kondisinya sehat dan tidak ditemukan virus corona. Kondisinya saat ini juga membaik. Dia tidak memakai alat bantuan pernafasan," katanya.
• Kronologis Munculnya Kasus Positif Corona Pertama di Kabupaten Garut
Sementara itu, empat PDP yang dirawat sudah diperbolehkan pulang.
Sedangkan empat PDP lainnya masih menjalani perawatan yakni laki-laki berusia 66 tahun, 4 tahun, 2 tahun, dan perempuan usia 9 bulan.
"Awalnya ada delapan PDP yang dirawat. Hari ini (kemarin), empat PDP sudah bisa pulang. Artinya mereka sudah dinyatakan negatif Covid-19 dari hasil tes. Jumlah PDP totalnya ada 16," ucapnya.
Untuk jumlah kasus ODP semakin mengalami peningkatan, yakni sebanyak 1.140.
Sebanyak 141 kasus baru bertambah pada hari ini.
Dengan rincian 27 dalam perawatan, 115 selesai pemantauan, dan 998 dalam pemantauan. (firman wijaksana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-social-distancing-mencegah-penyebaran-virus-corona.jpg)