Virus Corona di Jabar

Dinkes Garut Masih Telusuri Warga yang Kontak dengan Pasien Positif Covid-19 yang Pertama

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Garut terus melakukan pelacakan terhadap warga yang melakukan kontak erat dengan kasus positif Covid-19

Pixabay
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Garut terus melakukan pelacakan terhadap warga yang melakukan kontak erat dengan kasus positif Covid-19 pertama atau KC-1.

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat juga mulai berkurang.

Jubir Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Garut, Ricky Rizki Darajat, menyatakan, telah memeriksa enam orang yang memiliki kontak erat berisiko tinggi dengan KC-1. Keenam orang itu langsung melaksanalan rapid test.

Warga di 5 Kecamatan di Garut Tak Boleh Keluar Rumah, Pasar Wanaraja Ditutup

"Kami sudah melaksanakan tracing lanjutan kepada kontak erat risiko tinggi dengan KC-1. Hasil rapid test keenamnya dinyatakan negatif," ujar Ricky, Rabu (1/4/2020).

Total sudah ada 34 orang yang telah menjalani rapid test.

Pihaknya juga terus melakukan penelusuran kepada orang yang pernah kontak dengan KC-1.

KC-1 kini sudah menjalani hari ke-10 perawatan di ruang isolasi.

Artinya tinggal menunggu hari ke-14 dan 15 untuk diambil sampel ulang.

"Pengambilan sampel ulang untuk memastikan kondisinya sehat dan tidak ditemukan virus corona. Kondisinya saat ini juga membaik. Dia tidak memakai alat bantuan pernafasan," katanya.

Kronologis Munculnya Kasus Positif Corona Pertama di Kabupaten Garut

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved