Virus Corona di Jabar

Asgar yang Pulang ke Garut Wajib Lapor RT, Akan Diperiksa Kesehatannya

Asgar yang pulang ke Garut wajib lapor ke RT. Akan diperiksa kesehatannya.

Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Bupati Garut, Rudy Gunawan di Pendopo Garut, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Setiap perantau yang pulang ke Garut diharuskan untuk melapor ke aparatur setempat, mulai dari kepala RT, RW, dan kepala desa.

Langkah itu diambil untuk mendata warga asli Garut atau Asgar yang selama ini merantau pulang ke Garut.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, sudah menginstruksikan seluruh camat dan kepala desanya memantau warga yang datang ke Garut.

"Saya instruksikan kepada para camat secara estafet mengambil langkah-langkah konkret. Di antaranya dengan menelepon para kepala desa di lingkungannya masing-masing," ujar Rudy Gunawan, Sabtu (28/3/2020) malam.

Rudy juga mengingatkan, agar RW mendata dan melakukan proses pemantauan kepada warganya yang baru pulang dari Jakarta, Botabek, atau Bandung.

"Pokoknya yang datang dari luar kota, dari manapun untuk segera didata. Biar kami tahu dan akan diperiksa kesehatannya," katanya.

Bila mengalami demam atau gejala lain yang membuatnya tidak nyaman, RW atau kepala desa dan perangkat kewilayahan lainnya agar segera membawa ke puskesmas terdekat.

"Puskesmas akan melakukan pemantauan kesehatan yang nantinya akan dilaporkan kepada kami," ucapnya

"Saya mohon perhatian camat, ini serius, ini masalah kemanusiaan dan tanggung jawab kita semua," katanya.

Jubir Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Garut, Ricky Rizki Darajat, menyebut hingga kemarin malam, ada 530 orang dalam pemantauan (ODP) dan 14 PDP.

Halaman
12
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved