Virus Corona di Jabar

Ditolak Pengelola Krematorium, Jenazah Pasien Positif Corona di Tasikmalaya Akhirnya Dimakamkan

Jenazah pasien positif terinfeksi virus corona yang semula akan dikremasi ditolak pengelola krematorium di Kota Tasikmalaya.

tribunjabar/firman suryaman
Juru bicara Tim Krisis Center Covid-19 Kota Tasikmalaya, Uus Supangat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Jenazah pasien positif terinfeksi virus corona yang semula akan dikremasi ditolak pengelola krematorium di Kota Tasikmalaya.

Karena jenazah tak boleh terlalu lama dibiarkan, pihak Pemkot akhirnya menguburkan pasien berusia sekitar 70 tahun itu dengan prosedur pengamanan anti vuris corona.

Juru bicara Tim Krisis Center Covid-19 Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, di Bale Kota, Minggu (29/3) siang, mengungkapkan, sesuai keyakinan yang dianut pasien meninggal tersebut sedianya akan dikremasi.

"Tapi ternyata ada penolakan dari pengelola krematorium. Karena tidak boleh dilama-lama akhirnya dimakamkan di pemakaman Bong, Kawalu," ujar Uus.

Cegah Corona, 100 Pemancing di Waduk Jatiluhur Dibubarkan Sat Polair Polres Purwakarta

Uus menegaskan, sebenarnya pengelola krematorium tidak usah takut, prosedur pemakaman termasuk kremasi memakai prosedur sesusai SOP pemakaman korban virus corona yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Yaitu jenazah harus terbungkus kantung plastik kedap udara, petugas yang memakamkan harus dilengkapi APD serta sarana untuk pemakaman selalu mendapat proses sterilisasi," kata Uus.

Dengan prosedur seperti itu, kecil kemungkinan bahkan tidak mungkin terjadi pemaparan virus corona. "Karenanya warga tidak usah khawatir," ujar Uus.

131 ODP di KBB Sudah Rapid Test, Satu Orang Positif Covid-19

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved