Garut Lockdown

BREAKING NEWS, Garut Mulai Besok Lockdown, 2.500 Tukang Cukur Pulang Kampung

Pemberlakuan lockdown di Garut akan dimulai pada Senin (30/3/2020). Selain itu, Pemkab Garut juga

Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Mobil pemadam kebakaran Garut menyemprotkan disinfektan di Jalan Kabupaten, Kecamatan Garut Kota, Selasa (24/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemberlakuan lockdown di Garut akan dimulai pada Senin (30/3/2020). Selain itu, Pemkab Garut juga akan mengawasi pemudik yang mulai banyak berdatangan.

"Mulai besok akan kami berlakukan lockdown secara bertahap atau karantina wilayah terbatas. Kami ingin mencegah penyebaran virus corona," ujar Bupati Garut, Rudy Gunawan, Minggu (29/3/2020).

Teknis lockdown, lanjutnya, baru akan dibahas pada malam ini. Wacana lockdown keluar setelah Garut dikepung zona merah. Ditambah banyaknya warga yang bekerja di luar kota pulang ke Garut.

"Nanti malam bersama Muspida akan rapat dulu. Untuk memastikan pemberlakuan lockdownnya seperti apa," katanya.

Seorang Warga KBB Kembali Positif Covid-19, Masuk Klaster Seminar Keagamaan di Lembang

Sampai saat ini, belum ditemukan kasus positif Covid-19 di Garut. Namun jumlah ODP dan PDP kian bertambah.

Rudy juga meminta kepada para camat, kades, ketua RW dan ketua RT untuk lebih proaktif mengawasi warga yang datang dari luar kota.

"Banyak yang memutuskan pulang kampung. Tukang cukur saja ada 2.500 yang mudik ke Garut. Belum yang lainnya. Jadi perlu antisipasi biar bisa mencegah," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Garut mempertimbangkan untuk memberlakukan lockdown lokal. Garut yang dikepung daerah zona merah, perlu mengambil langkah antisipasi.

Sampai hari ini, belum ditemukan adanya kasus positif Covid-19 di Garut. Namun jumlah ODP dan PDP terus mengalami peningkatan. Total ada 530 ODP dan 14 PDP di Garut.

Cegah Corona, 100 Pemancing di Waduk Jatiluhur Dibubarkan Sat Polair Polres Purwakarta

"Kami sedang menggodok ke arah lockdown. Banyak pertimbangan yang mengarah ke lockdown. Terutama Garut telah dikelilingi daerah zona merah," ucap Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman.

Penetapan kebijakan itu, akan ditentukan hari ini dalam rapat Forkopimda. Pertimbangan lokal lockdown bisa diambil demi kesehatan warga yang ada di Garut.

Desakan lokal lockdown juga menyeruak di media sosial. Banyak warganet yang meminta Pemkab Garut segera menerakan lockdown.

Warganet menggunakan tagar karantina wilayah untuk meminta penerapan lockdown.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved