Persebaran Virus Corona atau Covid-19 di Jabar Ada 4 Klaster

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan penularan Covid-19 yang sudah terdeteksi di Jabar dikelompokkan dalam empat kluster penyebaran.

Persebaran Virus Corona atau Covid-19 di Jabar Ada 4 Klaster
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat mengumumkan bahwa siswa PAUD hingga SMA se-Jawa Barat harus belajar di rumah selama dua minggu, Gedung Pakuan, Minggu (15/3/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan penularan Covid-19 yang sudah terdeteksi di Jabar dikelompokkan dalam empat kluster penyebaran.

Kluster pertama adalah Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jabar di Kabupaten Karawang.

Kluster kedua dan ketiga yakni dua seminar di Bogor.

3 Kepala Daerah di Jabar Positif Terinfeksi Virus Corona, Ridwan Kamil Minta Pengawasan di 3 Klaster

Antisipasi Virus Corona, Sekolah di Jabar Diliburkan Mulai Hari Ini, Siswa Wajib Belajar di Rumah

Langkah Menteri Pendidikan Nadiem Dapat Pujian, Penghapusan UN Sesuai Keinginan Masyarakat

Terakhir, kluster seminar keagamaan di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengimbau masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut atau kluster untuk melapor ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten/Kota setempat dan melakukan tes Covid-19.

“Ini semua (tujuh kasus positif Covid-19 di Karawang) adalah hasil tes mandiri. Jadi, kami betul-betul mengambil keputusan yang benar, yaitu melakukan tes mandiri yang hasilnya bisa dicek oleh laboratorium kami sendiri,” kata Kang Emil dalam konferensi pers terkait perkembangan terkini Covid-19 di Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (24/3/2020).

“Hasilnya ada pola persebaran. Satu pola adalah lebih dari tujuh orang itu terpapar positif Covid-19 adalah orang-orang yang datang ke acara Musda Hipmi di Karawang, 9 Maret 2020 lalu, sehingga saya mengimbau semua yang hadir di acara Musda Hipmi agar segera lapor kepada Dinkes di kota/kabupaten masing-masing, segera hari ini atau besok pagi untuk dilakukan tes, yang Alhamdulillah persiapan rapid test sudah siap dilaksanakan mulai besok,” tuturnya.

Selain itu, kata Kang Emil, pihaknya sudah memegang data warga yang hadir dalam dua seminar di Bogor, dan seminar keagamaan di Lembang. Menurut dia, ada sekitar 2.000 peserta dalam seminar keagamaan di Lembang.

“Kami imbau kepada para peserta seminar GBI di Lembang agar segera melaporkan juga kepada Dinkes setempat untuk segera melakukan rapid test, di rapid test yang sudah siap,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved