Disinfeksi Bisa Dilakukan Secara Mandiri, Kadinkes: Mari Kita Sama-sama Cegah Corona

Penyemprotan cairan disinfektan, dikenal dengan istilah disinfeksi, adalah salah satu cara pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19 )

Disinfeksi Bisa Dilakukan Secara Mandiri, Kadinkes: Mari Kita Sama-sama Cegah Corona
Istimewa
Penyemprotan cairan disinfektan, dikenal dengan istilah disinfeksi, adalah salah satu cara pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19 ). 

TRIBUNJABAR.ID- Penyemprotan cairan disinfektan, dikenal dengan istilah disinfeksi, adalah salah satu cara pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 ( Covid-19 ).

Disinfeksi adalah proses pembunuhan atau pengurangan jumlah mikroorganisme ke tingkat bahaya yang lebih rendah.

Kegiatan disinfeksi memerlukan peralatan dan bahan disinfektan yang kemungkinan besar tidak dimiliki setiap instansi, baik pemerintah maupun swasta, terlebih masyarakat pada umumnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bandung Grace Mediana Purnami, memberikan alternatif bagi instansi atau masyarakat, untuk bisa melakukan disinfeksi secara mandiri di tempat kerja atau di rumah masing-masing.

"Sasaran disinfeksi antara lain lantai, dinding, meja, kursi, lemari dan perabot rumah lainnya. Selain itu juga menyasar benda yang sering bersentuhan dengan tangan, seperti pegangan tangga, gagang pintu, telepon, keyboard komputer, remote TV, saklar lampu, alat pertukangan, peralatan dapur, toilet, keran dan wastafel (tempat cuci tangan)," kata Kadinkes di tempat kerjanya di Soreang, Jumat (20/3/2020).

Apabila ruangan telah dipasang air conditioner (AC), air sterilization, air purifier atau AC sentral, perangkat ini juga menjadi salah satu sasaran disinfeksi.

Wabah Covid-19 di Jepang Mulai Mereda

Sejak Malaysia Lockdown, Warga Miskin Mulai Kelaparan, LSM Setop Bagikan Makanan Gratis

Grace Mediana menyebut beberapa bahan disinfektan yang dapat digunakan dan mudah didapat. Antara lain bleaching (pemutih pakaian), karbol serta kaporit baik jenis bubuk atau butiran.

"Harus diingat, sebelum memulai pengerjaan kita harus menggunakan APD (alat pelindung diri), seperti masker dan sarung tangan sekali pakai. Jangan lupa juga untuk membuangnya setelah selesai digunakan. Kalaupun memakai APD yang bisa dipakai berkali-kali, maka harus khusus digunakan untuk disinfeksi, tidak digunakan untuk tujuan lain," kata Grace Mediana.

Dalam pembuatan bahan disinfektan, lanjutnya, perlu diperhatikan masing-masing takarannya, yaitu 2 sendok makan (13,7 gram) bleaching atau karbol untuk 1 liter air.

"Jika memakai kaporit bubuk takarannya 1 sendok makan untuk 10 liter air. Nah kalau jenis kaporitnya butiran, takarannya 1 sendok makan untuk 15 liter air. Hati-hati untuk bleaching dan kaporit, jangan digunakan pada barang berbahan dasar logam. Jadi untuk bahan logam bisa memakai disinfektan karbol," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved