Selasa, 14 April 2026

Sejak Malaysia Lockdown, Warga Miskin Mulai Kelaparan, LSM Setop Bagikan Makanan Gratis

Warga miskin di Malaysia mulai kelaparan sejak pemberlakuan lockdown (penguncian) akibat wabah virus corona.

THE STAR/Tribunnews
Seorang penarik becak di Penang tampak kelaparan dan makan di tempat terbuka, saat social distancing dan lockdown untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) diberlakukan di Malaysia. 

TRIBUNJABAR.ID, PENANG-  Warga miskin di Malaysia mulai kelaparan sejak pemberlakuan lockdown (penguncian) akibat wabah virus corona.

Mereka kehilangan pekerjaan harian untuk sementara waktu tapi tak punya uang cukup untuk bisa membeli makanan.

Beberapa di antara mereka pun berkeliling ke lokasi-lokasi pembagian makanan gratis tapi tapi tidak mendapatkan makanan.

Rosman Alwi (53), misalnya. Penarik becak di Malaysia itu mengaku tidak memiliki cukup uang untuk membeli makanan sejak pembatasan interaksi (social distancing) dan lockdown di negara itu.

Rosman terakhir mendapatkan dua penumpang pada Kamis lalu. Mereka merupakan wisatawan asal Johor.

Aktivitasnya kini dihentikan oleh polisi setempat dan ia bersama para penarik becak lainnya disuruh kembali ke rumah masing-masing.

"Aku telah menunggu di Dewi Kuil Rahmat, mungkin ada yang datang memberikan makanan gratis, tapi tidak ada yang datang," kata Rosman.

284 Penerbangan Tak Beroperasi dan Cancel di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

Cerita Viral Suami yang Istrinya Tangani Suspect Covid-19, Bertugas Lakukan Tes Swab, Jasamu Abadi

Menurutnya, jika banyak penarik becak terlihat menunggu di kawasan itu, mereka akan diusir oleh para polisi yang berjaga.

"Jika terlalu banyak dari kami yang menunggu di sana, polisi atau petugas dewan kota akan datang dan menyuruh kami pulang," kata Rosman.

Lebih lanjut, Rosman mengaku sama sekali tidak memiliki stok makanan diri rumah sedangkan dirinya sangat kelaparan.

"Jika saya pulang, saya tidak punya makanan di rumah. LSM biasanya memberikan makanan sehari-hari. Saya bahkan bersepeda ke semua tempat yang biasanya menjadi lokasi pengiriman makanan, tetapi mereka telah berhenti melakukannya. Saya sangat lapar sekarang," ujar Rosman.

Ia pun kemudian memperoleh uang senilai RM 10 dari reporter The Star yang melakukan peliputan tersebut, agar Rosman bisa membeli makanan.

Dikutip dari laman The Star, Senin (23/3/2020), para penarik becak di George Town, Penang, memang tengah menghadapi kelaparan karena makanan gratis yang biasanya mereka peroleh dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lokal dihentikan untuk sementara waktu.

Akibatnya, banyak warga kurang mampu di Malaysia yang mulai mengalami kelaparan.

Perlu diketahui, penarik becak di Penang biasanya jauh lebih tua dan tak memiliki penghasilan sebanyak penarik becak di Melaka.

Termasuk Seorang Bayi, RSHS Bandung Rawat 7 Pasien Positif Virus Corona Covid-19

Kasus Virus Corona di Jawa Barat Jadi 59, 9 Meninggal, 5 Sembuh

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved