Demi Tingkatkan Kualitas SDM, Sosialisasi Program MBG Penting Dilakukan
Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji menegaskan pentingnya penguatan tata kelola Program MBG agar berjalan optimal
Ringkasan Berita:
- Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bekasi menyoroti tantangan pengawasan makanan, standar keamanan, dan kesiapan infrastruktur dapur yang belum merata.
- Anggota DPR RI Nuroji menekankan pentingnya perbaikan tata kelola, standarisasi menu, edukasi gizi, serta kolaborasi lintas sektor.
- Program MBG bertujuan meningkatkan gizi dan prestasi siswa, membuka lapangan kerja, serta mendorong ekonomi berbasis pangan lokal.
TRIBUNJABAR.ID - Bekasi, Jawa Barat (10/4) - Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja telah dilaksanakan di Gedung Istanaku, Bekasi, pada Jumat (10/4) siang tadi. Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji, perwakilan SPPG Jakarta Yusda Aripin Salman, serta Kepala Sekolah SMP IT Almadaniah Didin Miftahudin Lutfi.
Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji menegaskan pentingnya penguatan tata kelola Program MBG agar berjalan optimal. Ia menyoroti masih adanya sejumlah tantangan, mulai dari pengawasan penyedia makanan, standar keamanan pangan, hingga kesiapan infrastruktur dapur (SPPG) yang belum merata.
“Peningkatan kualitas dan edukasi gizi harus dilakukan melalui standarisasi menu berbasis kebutuhan lokal dan selera anak. Selain itu, pelatihan rutin bagi pengelola dapur serta edukasi publik sangat penting agar masyarakat memahami konsep gizi seimbang, bukan sekadar tampilan menu,” ujar H. Nuroji.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada integrasi kebijakan, pengawasan yang ketat, serta kolaborasi lintas sektor. “Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi masa depan bangsa. Perbaikannya bukan untuk menghentikan program, tetapi untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan terlindungi,” tambahnya.
Lebih lanjut, DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan aman, transparan, adil, dan berkelanjutan. MBG akan memberikan dampak nyata bagi peserta didik dengan peningkatan yang terjadi di kesehatan dan konsentrasi belajar sejak program ini berjalan.
Program MBG sendiri memiliki berbagai tujuan strategis, antara lain meningkatkan akses makanan bergizi, menekan angka kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja, meningkatkan prestasi pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pangan lokal.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, DPR RI, institusi pendidikan, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.
| Habib Syarief Soroti Timpangnya Anggaran Riset 2026, Rp1,7 T Setahun vs MBG Sehari |
|
|---|
| Kondisi Balita yang Viral Terlindas Mobil MBG di Indramayu, Ibu Korban: Sudah Lari-lari Lagi |
|
|---|
| Klarifikasi SPPG Terkait Insiden Balita Terlindas Mobil MBG di Indramayu: Dokter Bilang Anak Sehat |
|
|---|
| Mobil MBG Lindas Balita di Krangkeng Indramayu, Korban Sedang Jongkok di Area Blind Spot |
|
|---|
| MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Sumedang Catat Perputaran Rp139 Miliar per Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/1Arhxzcz.jpg)