SOROT

Mahalnya Senyuman di Kantor Imigrasi

Kita percaya petugas Imigrasi khususnya yang bertugas di Imigrasi kelas 1 Bandung memiliki kesamaan pendapat bahwa kepuasan publik adalah yang utama.

Mahalnya Senyuman di Kantor Imigrasi
Tribun Jabar/Zelphi
Pemimpin Redaksi Tribun Jabar, Tatang Suherman. 

Oleh Tatang Suherman, Wartawan Tribun Jabar

Setiap harinya ada ratusan pemohon paspor yang harus dilayani Kantor Imigrasi Bandung. Mereka dilayani puluhan petugas dari mulai pintu masuk sampai saat pemotretan dan wawancara.

Saya adalah salah satu pemohon paspor. Kesan pertama memasuki gedung pelayanan publik ini adalah positif.

Ruangan sebagaimana diharuskan bagi kantor pelayanan publik adalah tersedianya kursi dalam jumlah memadai untuk menunggu antrean, bisa disebut cukup baik.

Proses alur pembuatan paspor juga sesuai dengan yang tertera dalam petunjuk yang terpampang di setiap sudut ruangan. Saya juga angkat jempol terhadap praktik kehati-hatian para petugas.

Berbagi Kesalehan, Cegah Virus Corona

Banyak pemohon paspor yang terjegal lantaran terkendala administrasi. Termasuk saya yang "terjegal" karena duplikasi paspor dan nama yang tercantum di dalamnya. Dalam kaitan ini, petugas secara profesional sudah menjalankan tugas dengan baik.

Saya juga kagum karena sepanjang hari mengamati suasana kantor, tidak melihat ada praktik "simsalabim" di mana yang ber-amplop didahulukan, dan yang tidak beramplop diabaikan.

Kekurangan dalam kaitan sebagai petugas pelayanan publik, adalah "miskinnya" senyuman dari para petugas mulai dari pintu masuk sampai pelayanan foto, wawancara dan informasi. Mahalnya senyuman ini tentu saja mengurangi kesempurnaan pelayanan yang berujung terhadap kepuasan publik dalam hal ini kepuasan para pemohon paspor.

Dari satu sisi, kita maklum bahwa para petugas dihadapkan pada rutinitas kerja yang monoton. Tetapi disisi lain, seberat atau se-rutinitas pekerjaan, mereka tetap harus mendahulukan bahwa kepuasan publik adalah nomor satu.

Mengingat fungsi utamanya  adalah melayani masyarakat, maka kantor pelayanan publik seperti Imigrasi perlu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Ini sesuai dengan yang tercantum pada UU Nomer 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Halaman
12
Penulis: Tatang Suherman
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved