Breaking News:

Sudah Tiga Orang Diisolasi di RSHS Bandung, Dinkes Jabar Tetap Siaga Hadapi Virus Corona

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, mengatakan penanganan

Kolase Tribun Jabar
RSHS Bandung dan ilustrasi virus Corona. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, mengatakan penanganan tiga pasien, yakni satu perempuan dan dua laki-laki, yang dalam status pengawasan virus corona atau covid-19, sedang ditangani Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Berli mengatakan bersama berbagai instansi, mulai dari pusat pelayanan kesehatan sampai keimigrasian, pihaknya proaktif melakukan pemantauan dan berbagai upaya penanganan covid-19.

"Kami sudah berlakukan kesiagaan di semua fasilitas kesehatan di Jabar. Hanya saja, untuk rujukan covid-19 ada di 7 rumah sakit (yang dikelola Pemprov Jabar dan kementerian)," kata Berli melalui ponsel, Minggu (23/2/2020).

Tujuh rumah sakit milik pemerintah di Jawa Barat yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit rujukan infeksi termasuk covid-19 adalah RS Hasan Sadikin Bandung, RS Rotinsulu Bandung, RSUD Indramayu, RS Gunung Jati Kota Cirebon, RS Syamsudin Kota Sukabumi, RSUD Subang, dan RSUD Pameungpeuk Garut.

Weekend Saatnya Kongkow, Ini 5 Tempat Ngopi di Kawasan Buah Batu Bandung yang Kece dan Nyaman

Walaupun belum ditemukan kasus positif corona virus di Indonesia, termasuk Jawa Barat, katanya, pihaknya tetap siaga menghadapi Covid-19 yang masih merebak di negara-negara lain, terutama negara tetangga Indonesia.

Masyarakat pun, katanya, diimbau untuk terus melaksanakan pola hidup bersih dan sehat, terutama rutin mencuci tangan, memakan makanan bergizi, berolah raga, menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Sebelumnya, terdapat tujuh pasien yang diobservasi di sejumlah rumah sakit di Jawa Barat dengan status pengawasan corona virus atau dovid-19 karena mengalami gejala gangguan napas dan sempat mengunjungi negara-negara yang terpapar virus tersebut beberapa hari sebelumnya.

Setelah dilaksanakan observasi dan pemeriksaan DNA serta spesimen oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Kementerian Kesehatan RI, ketujuh pasien yang sebagian besar adalah warga negara asing tersebut, dinyatakan negatif Covid-19.

Jasad Seorang Pria Ditemukan Nyangkut di Bendungan Sungai Ciherang, Diduga Sebelumnya Terpeleset

"Yang diperiksa terakhir itu ada empat orang, masing-masing dua di RSHS dan dua pasien di RS Rotinsulu. Kemudian ada yang dari Cirebon dan Kabupaten Bandung Barat juga. Semua negatif," katanya.

Mereka yang dirawat dan diobservasi ini, katanya, sempat mengalami batuk, pilek, sesak napas, dan demam. Kemudian, yang terpenting adalah pernah mengunjungi salah satu atau lebih dari 28 negara yang terkonfirmasi terjadi kasus virus tersebut.

"Tetap kita sampaikan ke masyarakat secara umum karena kami di kesehatan tidak berlakukan diskriminasi. Mau WNA atau WNI atau dari mana saja, kita lakukan hal yang sama, yaitu menjaga supaya masyarakat yang datang dari luar negeri ini sehat," katanya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved