Rabu, 15 April 2026

Wabup Tinjau Lokasi Longsor di Talegong, Janji Segera Relokasi Warga Terdampak

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan, konstruksi tanah di Legok Bintinu sudah berubah akibat longsor

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman saat meninjau lokasi longsor di Kampung Legok Bintinu, Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong, Jumat (21/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Warga yang terdampak longsor di Kampung Legok Bintinu, Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong akan direlokasi Pemkab Garut.

Lokasi rumah warga dinilai sudah tak layak ditempati.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan, konstruksi tanah di Legok Bintinu sudah berubah akibat longsor.

Jika dipaksakan, bisa mengancam warga yang tinggal di wilayah itu.

"Sudah tidak memungkinkan untuk ditinggali. Kondisi tanah ini masih bergerak dan berpotensi longsor lagi," ujar Helmi saat meninjau lokasi longsor, Jumat (21/2/2020).

Detik-detik Tembok Sepanjang 50 Meter di Pinggir Jalan Raya Limbangan Garut Ambrol, Warga Teriak

Setelah terjadi gempa bumi, tembok penahan tanah atau TPT di pinggir Jalan Raya Limbangan, Garut longsor, Jumat (21/2/2020) pagi.
Setelah terjadi gempa bumi, tembok penahan tanah atau TPT di pinggir Jalan Raya Limbangan, Garut longsor, Jumat (21/2/2020) pagi. (Istimewa)

Sebelumnya, Bupati Garut Rudy Gunawan juga telah memantau lokasi longsor. Senada dengan Helmi, Rudy juga sudah meminta warga untuk direlokasi.

Di dekat lokasi longsor, terdapat dua bangunan yang terancam. Satu rumah warga telah mengalami keretakan pada bagian dinding dan lantainya. Bahkan tanah di rumah warga sudah bergeser.

Gempa Magnitudo 4,9 Tasikmalaya Picu Longsor Tebing Palasari Cijolang Garut

Gempa Bumi Guncang Tasikmalaya Pagi Ini, Terasa di Pangandaran hingga Garut, Begini Penjelasan BMKG

DPRD Kabupaten Garut Minta Keamanan Warga di Sepanjang Jalur Kereta Diperhatikan

Selain rumah, satu masjid yang baru dibangun juga ikut terdampak. Di samping masjid, merupakan lokasi longsor

Helmi menambahkan, terdapat 24 rumah dan satu masjid yang terdampak longsor. Pemkab berencana memindahkan warga ke lokasi yang lebih aman.

"Tanah untuk relokasi sudah ada. Saya juga sudah lihat. Harus dieksekusi secepatnya," ucapnya.

Data dari Desa Sukamaju, ada 73 jiwa di Legok Bintinu yang masih mengungsi. Dari 24 rumah, 14 di antaranya masuk dalam zona merah.


Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved