Detik-detik Tembok Sepanjang 50 Meter di Pinggir Jalan Raya Limbangan Garut Ambrol, Warga Teriak
Setelah terjadi gempa bumi, tembok penahan tanah atau TPT di pinggir Jalan Raya Limbangan, Garut longsor, Jumat (21/2/2020) pagi.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Widia Lestari
TRIBUNJABAR.ID - Setelah terjadi gempa bumi, tembok penahan tanah atau TPT di pinggir Jalan Raya Limbangan, Garut longsor, Jumat (21/2/2020) pagi.
Video detik-detik saat TPT itu ambrol pun beredar melalui aplikasi perpesanan instan WhatsApp.
Dalam video tersebut, awalnya hanya bagian bawah tembok itu yang bergerak.
Mereka tampak melihat ke arah tembok tersebut.
Lama-kelamaan, tak hanya bagian bawah tembok saja yang bergerak ke bawah.
"Mundur-mundur, itu jagaan," ujar seorang pria dalam video.
Bagian tengah dan atas tembok tersebut akhirnya benar-benar ambrol.
Sementara itu, mobil dan motor masih banyak yang melintas.
Kendaraan-kendaraan itu nyaris tertimpa tembok tersebut.
Sejumlah perempuan terdengar berteriak histeris saat tembok itu ambrol.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan mengatakan, longsor TPT terjadi di Perum Pondok Indah Palasari Cijolang, Kampung Cijolang, RT 1/1, Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan.
Ia mengatakan, TPT retak, lalu ambrol ke pinggir jalan.
"Longsor terjadi setelah ada gempa pukul 07.57 WIB," ujarnya, Jumat.
Adapun tinggi TPT yang roboh adalah 12 meter dan panjangnya 50 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tembok-garut-ambrol.jpg)